Pencarian

Target 100 GW PLTS dalam Dua Tahun, Prabowo Minta Tiga Menteri Bergerak Cepat

Sabtu, 11 Juli 2026 • 16:21:01 WIB
Target 100 GW PLTS dalam Dua Tahun, Prabowo Minta Tiga Menteri Bergerak Cepat
Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas untuk percepatan proyek PLTS 100 GW.

SULAWESI SELATAN — Target ambisius itu disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo dalam sebuah rapat terbatas di Istana Negara. Tiga menteri yang diminta bertanggung jawab adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Badan Usaha Milik Negara, dan Menteri Investasi. Mereka diminta memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai jadwal.

Mengapa Target Ini Dianggap Ambisius?

Kapasitas 100 GW setara dengan lebih dari dua kali lipat total kapasitas pembangkit listrik nasional saat ini. Realisasi dalam dua tahun berarti percepatan luar biasa dibandingkan proyek energi terbarukan sebelumnya. Pemerintah menilai kecepatan menjadi kunci untuk menekan emisi karbon dan memenuhi komitmen iklim global.

PLN sebagai operator ketenagalistrikan nasional dipastikan menjadi tulang punggung proyek ini. Perusahaan pelat merah itu harus menyiapkan infrastruktur transmisi dan distribusi untuk menampung pasokan listrik dari PLTS. BUMN lain seperti Pertamina juga berpotensi terlibat dalam penyediaan lahan atau panel surya.

Dampak Langsung bagi Masyarakat dan Investor

Proyek ini diharapkan membuka lapangan kerja baru di sektor manufaktur dan konstruksi. Daerah dengan potensi sinar matahari tinggi, seperti Nusa Tenggara Timur, Sumatra Selatan, dan Kalimantan Barat, akan menjadi prioritas pembangunan. Investor asing dan lokal juga mulai melirik peluang bisnis di rantai pasok energi surya.

Namun, tantangan pendanaan dan regulasi masih membayangi. Harga jual listrik PLTS yang kompetitif perlu dipastikan agar tidak membebani tarif pelanggan. Pemerintah berencana menerbitkan insentif fiskal untuk menarik partisipasi swasta.

Langkah Selanjutnya dan Target Milestone

Kementerian ESDM akan menyusun peta jalan detail dalam 30 hari ke depan. Proses lelang proyek diperkirakan dimulai pada kuartal kedua tahun ini. Target pertama adalah penyelesaian 10 GW pada akhir tahun pertama sebagai bukti keseriusan pemerintah.

Jika target 100 GW tercapai, Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan penetrasi PLTS terbesar di Asia Tenggara. Ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global energi bersih.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks