SULAWESI SELATAN — Pernyataan Yamal itu muncul dalam wawancara dengan media Spanyol pekan lalu. Bintang muda berusia 17 tahun itu menyebut skuad asuhan Luis de la Fuente saat ini lebih lengkap dibandingkan tim juara Piala Dunia 2018 dan finalis 2022.
"Prancis bukan tim terbaik. Kami yang lebih baik," ujar Yamal dikutip dari Marca.
Kounde Tak Mau Terpancing
Menanggapi hal itu, Kounde memilih tidak memperpanjang polemik. Bek yang memperkuat Barcelona itu justru memuji kualitas Yamal sebagai pemain muda berbakat.
"Dia pemain hebat. Saya paham semangatnya membela negara," kata Kounde dalam sesi konferensi pers di markas timnas Prancis, Senin (15/4). "Tapi kami fokus pada persiapan sendiri, bukan pada pernyataan di luar lapangan."
Kounde menambahkan bahwa Prancis tetap percaya diri meski tidak diunggulkan. "Kami punya pemain-pemain yang sudah terbukti di turnamen besar. Itu yang lebih penting dari sekadar omongan," tegasnya.
Spanyol vs Prancis: Dua Kandidat Berat
Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni-Juli mendatang. Spanyol dan Prancis sama-sama masuk dalam pot unggulan pertama undian yang akan dilakukan pada Desember 2025.
Spanyol datang dengan status juara Euro 2024, mengalahkan Inggris di final. Sementara Prancis finis sebagai runner-up Piala Dunia 2022 setelah kalah adu penalti dari Argentina.
Yamal menjadi salah satu bintang kunci La Roja setelah penampilan impresifnya di Euro lalu. Ia mencetak satu gol dan empat assist sepanjang turnamen.
Prancis Andalkan Skuad Berpengalaman
Les Bleus masih diperkuat nama-nama besar seperti Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, dan N'Golo Kante. Pelatih Didier Deschamps diprediksi akan mempertahankan mayoritas pemain yang tampil di Qatar 2022.
"Kami tidak perlu membuktikan apa pun lewat kata-kata. Yang terpenting adalah performa di lapangan nanti," ujar Kounde menutup pernyataannya.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di semifinal Euro 2024. Spanyol menang 2-1 atas Prancis dalam laga yang berlangsung sengit di Munich.