Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam Dorong ASN Perkuat Nilai Keagamaan di MTQ VIII KORPRI Nasional Makassar

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:57:32 WIB
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menghadiri pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin malam (24/08/2026).

MAKASSAR — Sebanyak 1.173 peserta dan 465 official dari berbagai provinsi, lembaga, dan kementerian mengikuti MTQ VIII KORPRI Nasional Tahun 2026 yang resmi dibuka Menteri Agama RI, Nazaruddin Umar. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Karebosi, Makassar, ini mengusung tema "ASN Berakhlak Mulia, ASN Tangguh" dan akan berlangsung selama enam hari.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, hadir dalam pembukaan acara tersebut pada Senin malam (24/08/2026). Pendamping Bupati, Sekretaris Daerah Dr. Ramadhan Pirade dan Bagian Kesra Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Iwan Hans, turut hadir dalam kesempatan itu.

Hadiah Umroh untuk Juara Umum dari Gubernur Sulsel

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi seluruh pihak yang menyukseskan penyelenggaraan MTQ ini. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila ada hal yang kurang berkenan selama acara berlangsung.

"Tadi saya baca-baca, total hadiahnya sekitar Rp2 Miliar untuk kegiatan ini. Saya akan menambahkan khusus yakni hadiah umroh untuk juara umum," ujar Andi Sudirman dalam sambutannya.

Momentum Membumikan Nilai Al-Quran di Lingkungan ASN

Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga, waktu, dan pikiran sehingga pelaksanaan MTQ dapat berjalan baik.

Ia menegaskan bahwa MTQ VIII KORPRI Nasional di Makassar menjadi momentum untuk terus membumikan nilai-nilai Al-Quran di lingkungan ASN. "Semoga semuanya bisa memberikan prestasi yang terbaik. Biarlah dewan hakim yang menentukan siapa juara umumnya," ungkapnya.

Bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, kehadiran Bupati Irwan dalam ajang ini bukan sekadar seremonial. Kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya peran ASN dalam menjaga integritas dan moralitas melalui penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah tugas pelayanan publik.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: tekape.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top