MAKASSAR — Monumen Mandala, ikon perjuangan di pusat Kota Makassar, malam ini berubah menjadi panggung apik bagi pecinta musik klasik. Konser Candlelight Open Air: Empat Musim karya Antonio Vivaldi siap memanjakan pengunjung dalam suasana terbuka yang lebih intim dan elegan, berbeda dari konser pada umumnya.
Pertunjukan yang dibawakan The Quartet Jakarta ini berdurasi sekitar 60 menit. Penonton yang hadir akan diajak larut dalam empat bagian komposisi The Four Seasons, masing-masing menggambarkan nuansa musim semi, panas, gugur, hingga dingin yang diekspresikan lewat dinamika permainan alat musik gesek.
Selain The Four Seasons, grup kuartet asal Jakarta itu juga akan membawakan karya Vivaldi lainnya yang tak kalah populer, yakni La Follia. Variasi komposisi ini dihadirkan untuk memperkaya pengalaman mendengar penonton di tengah suasana monumen yang megah.
Konsep Candlelight yang diusung memang dirancang untuk menciptakan atmosfer berbeda. Cahaya lilin yang mengelilingi area pertunjukan menjadi elemen utama yang membangun kesan hangat dan romantis, berpadu dengan arsitektur bangunan bersejarah peninggalan perjuangan rakyat Sulawesi Selatan.
Panitia membuka akses masuk area acara lebih awal, yakni 30 menit sebelum pertunjukan dimulai. Langkah ini dilakukan agar pengunjung dapat menata posisi duduk dan menikmati suasana senja di kawasan Monumen Mandala sebelum alunan musik dimulai.
Bagi warga Makassar yang ingin menghabiskan Sabtu malam dengan cara berbeda—lebih tenang namun sarat estetika—konser ini menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Kombinasi musik klasik, ruang terbuka, dan cahaya lilin menawarkan pengalaman mendengarkan yang sulit ditemukan di tempat lain.