BAIC T1 Resmi Meluncur Rp 370 Juta, COO Tegaskan Beda Kelas dari Chery Q dan Geely EX2

Penulis: Endra Sanjaya  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:02:32 WIB
PT BAIC Indonesia meluncurkan BAIC T1, hatchback listrik perdana dengan harga Rp 370 juta, di Jakarta.

SULAWESI SELATAN — PT BAIC Indonesia meluncurkan BAIC T1 di pasar otomotif Tanah Air dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta. Model ini hadir sebagai hatchback listrik perdana yang dijual dengan banderol Rp 370 juta. Posisi harga tersebut langsung mengundang pertanyaan soal kompetitor, mengingat angka itu berada di atas Chery Omoda E5 dan Geely EX2 yang selama ini mengisi segmen mobil listrik kompak.

COO BAIC Indonesia menegaskan bahwa T1 tidak bisa disamakan dengan dua pesaing tersebut. Menurutnya, produk ini menyasar kelas yang lebih tinggi dan lebih tepat dibandingkan dengan AION UT serta BYD Dolphin. Pernyataan ini sekaligus memberi sinyal bahwa BAIC tidak ingin terlibat dalam perang harga di segmen entry-level.

Bukan Lawan Chery dan Geely, Ini Alasan Utamanya

Keputusan BAIC menempatkan T1 di kelas yang berbeda bukan tanpa alasan. Dimensi, fitur, dan material kabin disebut menjadi pembeda utama dengan Chery Q dan Geely EX2. BAIC menilai konsumen dua model tersebut mencari mobil listrik dengan harga paling terjangkau, sementara pembeli T1 dianggap lebih mementingkan kualitas berkendara dan kelengkapan fitur.

Dengan banderol Rp 370 juta, T1 memang berada di rentang harga yang sama dengan BYD Dolphin dan AION UT. Strategi ini cukup berani karena dua rival tersebut sudah lebih dulu membangun basis konsumen di Indonesia. Namun BAIC percaya diri dengan keunggulan yang mereka tawarkan, terutama dari sisi desain dan spesifikasi teknis.

Spesifikasi Singkat dan Target Pasar

Sebagai hatchback listrik, BAIC T1 dirancang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Detail lengkap soal kapasitas baterai, jarak tempuh, dan fitur keselamatan belum diumumkan secara menyeluruh saat peluncuran. Namun, penempatan harga di Rp 370 juta mengindikasikan bahwa T1 dibekali teknologi yang lebih matang dibandingkan mobil listrik murah pada umumnya.

Target pasar T1 adalah individu atau keluarga muda yang menginginkan mobil listrik dengan citra lebih premium. Mereka yang sebelumnya mempertimbangkan BYD Dolphin atau AION UT kini punya opsi baru dari BAIC. Kehadiran T1 juga memperkaya pilihan konsumen di segmen hatchback listrik yang selama ini didominasi merek asal China.

Ketersediaan di Dealer dan Layanan Purna Jual

BAIC Indonesia memastikan T1 sudah bisa dipesan melalui jaringan dealer resmi mereka. Layanan purna jual dan garansi baterai menjadi perhatian utama perusahaan untuk meyakinkan calon pembeli. Rincian paket garansi dan jadwal pengiriman unit akan diumumkan menyusul dalam waktu dekat.

Langkah BAIC masuk ke segmen ini menambah ketat persaingan mobil listrik di Indonesia. Dengan harga Rp 370 juta, T1 bukan sekadar kendaraan listrik murah, melainkan produk yang ingin bersaing di level yang lebih tinggi. Konsumen kini punya lebih banyak pilihan, dan BAIC berharap T1 bisa menjadi pertimbangan utama di kelasnya.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top