Pria Ngamuk di Kantor DPRD Palopo Sempat Cekcok dengan Legislator Golkar Sadam Lamudi di Minimarket

Penulis: Aditya Nugraha  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:15:01 WIB
Anggota DPRD Palopo Sadam Lamudi berbincang dengan aparat terkait insiden pria mengamuk di kantor DPRD Palopo, Rabu (19/8/2026).

PALOPO — Insiden seorang pria mengamuk di kantor DPRD Palopo, Kelurahan Tobulung, Kecamatan Bara, Sulawesi Selatan, pada Rabu (19/8/2026) pagi, bermula dari sebuah pertemuan tak terduga. Anggota DPRD Palopo dari Partai Golkar, Sadam Lamudi, mengungkapkan bahwa pria tersebut sempat terlibat cekcok dengannya di sebuah minimarket sebelum akhirnya menyusulnya ke kantor dewan.

Kronologi Pertemuan di Minimarket

Sadam menuturkan, ia tidak mengenal pria tersebut sama sekali. Perkenalan mereka justru dimulai ketika pria itu menyapanya selepas berbelanja di Indomaret.

"Berawal tadi pagi saya tidak sengaja ketemu di Indomaret. Saya tidak kenal orangnya, tidak pernah saya ketemu dan tidak pernah juga saya berinteraksi sebelumnya," kata Sadam kepada detikSulsel, Rabu (19/8/2026).

Sadam mengaku sempat membalas sapaan tersebut karena mengira pria itu mengenalnya. Namun, respons yang diterimanya justru berupa makian dan kata-kata kasar.

"Setelah itu langsung keluar ucapannya yang kasar sampai memaki, saya juga kaget. (Jadi) sempat saya tegur jangan berucap yang tidak pantas dan hati-hati kalau bicara," ucapnya.

Gelagat Pria Dinilai Melantur

Teguran tersebut tidak membuat pria itu tenang. Sebaliknya, ia semakin melunjak dan terus melontarkan makian. Sadam mulai mencurigai kondisi kejiwaan pria tersebut dari cara bicaranya yang tidak nyambung.

"Karena saya perhatikan ada gelagat kurang waras dari cara bicara, jadi saya tidak ladeni, saya tinggalkan lalu jalan menuju kantor DPRD," jelasnya.

Pria tersebut rupanya tidak tinggal diam. Ia menyusul Sadam hingga ke kantor DPRD dan langsung mengamuk. Sadam sempat mencoba berkomunikasi untuk mencari tahu masalahnya.

"Sempat saya temui lagi dan ajak bicara baik-baik tanyakan ada masalah apa dia ke saya? Hanya setelah saya perhatikan lagi, lain saya tanyakan lain juga jawabannya," bebernya.

Informasi dari Polsek: Sudah 3-4 Kali Laporan Masuk

Kecurigaan Sadam terjawab setelah seorang staf sekretariat DPRD memberitahunya bahwa pria tersebut merupakan ODGJ yang baru keluar dari rumah sakit jiwa. Sadam kemudian meminta rekannya untuk segera menghubungi pihak kepolisian.

"Informasi dari pegawai sekretariat DPRD yang berkomunikasi dengan pihak Polsek Wara Utara, (bahwa) orang yang bersangkutan sudah sering bermasalah dengan orang lain dan laporannya sudah sering masuk ke Polsek, info dari Polsek sudah ada 3-4 kali laporan masuk," tutupnya.

Kapolsek Wara Utara, Ipda Robert Pakiding Danduru, membenarkan adanya insiden tersebut. Pria yang datang sambil berteriak mencari anggota DPRD bernama Sadam itu diduga mengalami gangguan jiwa.

"Orang gila infonya, menurut info di lapangan," ujar Robert kepada detikSulsel, Rabu (19/8/2026).

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top