MALILI — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan komitmennya untuk merombak cara kerja partai di Luwu Timur. Targetnya bukan sekadar memenangkan kontestasi, melainkan membangun kembali kepercayaan publik yang sempat tergerus.
"Konsolidasi adalah komitmen saya dalam menjalankan amanah ketua umum untuk mengembalikan kejayaan partai Golkar di Sulsel. Hari ini kita akan memulai apa yang menjadi harapan dan cita-cita Golkar di Luwu Timur," ujar IAS di hadapan kader yang memenuhi aula pertemuan.
IAS tidak hanya berbicara soal struktur organisasi. Ia secara khusus menyoroti kinerja anggota legislatif sebagai ujung tombak partai di mata masyarakat. Menurutnya, anggota Fraksi Golkar DPRD Luwu Timur harus hadir di tengah konstituen, bukan sekadar bekerja di gedung dewan.
"Mencapai kemenangan, saya minta anggota Fraksi Golkar untuk terus mendekatkan diri pada masyarakat, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat. Mari kita terus bergandengan tangan menyatukan kebersamaan untuk meraih kejayaan itu," tegasnya.
IAS meyakini kemenangan partai pada pemilu mendatang sangat ditentukan oleh kemampuan partai menjaring generasi baru. Ia meminta seluruh kader turun langsung merangkul pemilih pemula yang jumlahnya diprediksi bertambah signifikan.
"Tantangan selanjutnya, penambahan pemilih pada Pemilu mendatang berasal dari pemilih, maka kader harus merangkul. Kita harus memfasilitasi apa yang menjadi keinginannya," kata IAS.
Ia pun menginstruksikan agar konsolidasi tidak berhenti di tingkat kabupaten. Seluruh struktur partai harus bergerak hingga ke desa-desa untuk menambah kader-kader militan baru.
Mantan Ketua DPD Golkar Luwu Timur, Andi Hatta Marakarma, mengingatkan bahwa kejayaan partai di daerahnya pernah redup karena pola kepemimpinan yang terlalu personal. Ia menilai kesolidan organisasi jauh lebih penting daripada ketokohan individu.
"Dibutuhkan figur yang rendah hati dan tidak one man show seperti pengalaman-pengalaman sebelumnya yang membuat kita tidak solid. Kejayaan partai Golkar di Luwu Timur harus kita kembalikan dengan memperkuat manajemen organisasi dan bekerja keras menyongsong perhelatan pemilu mendatang," imbuh Hatta.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Rahman Pina, menjelaskan bahwa kunjungan IAS ke Malili merupakan bagian dari agenda padat yang berlangsung selama lima hari, terhitung 10-14 Agustus 2026. Selain Luwu Timur, rombongan juga menyambangi Pangkep, Pinrang, Enrekang, Toraja Utara, Tana Toraja, Luwu Utara, Kota Palopo, Wajo, dan Sidrap.
"Pak Ilham baru terpilih menjadi ketua Golkar, perlu penyamaan persepsi, penyamaan visi dengan ketua-ketua Golkar kabupaten, kota se-Sulawesi Selatan," kata Rahman Pina.
Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Luwu Timur, Aripin, menegaskan bahwa konsolidasi ini menjadi momentum untuk mempertegas komitmen seluruh pengurus dari tingkat kabupaten hingga desa. "Konsolidasi sebagai ajang silaturahmi dan mempertegas komitmen seluruh kader dan pengurus untuk mengembalikan kepercayaan rakyat kepada partai Golkar, khususnya di kabupaten Luwu Timur," pungkasnya.