MAKASSAR — Insiden kebakaran terjadi di kawasan Nipah Mall, tepatnya di Jalan Urip Sumoharjo No. 23, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Api pertama kali terlihat oleh staf mal di area lantai 4 bangunan pada pukul 21.30 Wita, Minggu (9/8/2026) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan awal Regu Delta Posko Penanggulangan Bencana BPBD Makassar, petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa ini, dua orang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan. Keduanya adalah Muhammad Akram (26), seorang pria asal Maros yang mengeluhkan sesak napas, serta Rio Dafa (24) yang mengalami sesak napas disertai pusing.
"Keduanya langsung mendapatkan penanganan medis setelah kejadian. Kondisi korban alhamdulillah sudah baik," ujar Fadli Tahar kepada awak media, Senin (10/8/2026).
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar mengerahkan sejumlah armada untuk menjinakkan si jago merah. Sementara itu, BPBD Kota Makassar bersama unsur terkait lainnya fokus pada penanganan kedaruratan dan pelayanan terhadap para korban.
Hasil asesmen sementara menunjukkan kebakaran berdampak pada satu unit bangunan Nipah Mall dengan kategori kerusakan ringan. Meski begitu, data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah setelah dilakukan asesmen lanjutan oleh pihak berwenang.
Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada gangguan atau korsleting listrik. Namun, penyebab pasti belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak yang berwenang.
Menanggapi beredarnya informasi di masyarakat, BPBD Kota Makassar meminta agar publik tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi terkait penyebab maupun dampak kejadian ini. Hal itu untuk menghindari kepanikan dan kesimpangsiuran informasi di lapangan.
"BPBD Kota Makassar mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait penyebab maupun dampak kejadian," imbuh Fadli Tahar.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan dan penyelidikan masih terus dilakukan oleh petugas gabungan di lokasi kebakaran.