MAKASSAR — Kepengurusan baru PWI Sulsel periode 2026–2031 resmi memulai konsolidasi internal. Rapat pertama ini digelar menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) dari PWI Pusat bernomor 093-PGS/PP-PWI/VIII/2026 yang ditandatangani Ketua Umum Akhmad Munir, Ketua Bidang Organisasi Zulkifli Gani Ottoh, dan Sekretaris Jenderal M. Selamet Susanto pada 4 Agustus 2026.
Ketua PWI Sulsel Ir. H. Suwardi Thahir, M.I.Kom memimpin langsung jalannya rapat didampingi Sekretaris Amrullah Basri. Seluruh pengurus inti tampak hadir dalam pertemuan yang berlangsung di Jalan Maccini Sawah, Kelurahan Maccini, Kecamatan Makassar tersebut.
Suwardi menegaskan bahwa momen pelantikan tidak hanya dimaknai sebagai seremonial belaka. Ia menyebut pengukuhan pengurus menjadi titik tolak untuk mengawal berbagai program prioritas, terutama yang menyangkut peningkatan kapasitas dan profesionalisme wartawan di Sulawesi Selatan.
"Begitu SK dari PWI Pusat kami terima, kami langsung bergerak cepat melakukan konsolidasi. Prioritas utama kami saat ini adalah menyiapkan agenda pelantikan, menyusun program kerja yang sinergis dengan PWI Pusat, serta mematangkan persiapan kontingen Porwanas 2027 sejak dini," tegas Suwardi.
Ia menambahkan, seluruh program kerja lima tahun ke depan dirancang terintegrasi dengan kebijakan PWI Pusat. Hal ini dilakukan agar eksekusi di lapangan berjalan efektif dan organisasi mampu memperkokoh peran dalam memajukan kualitas SDM wartawan.
Persiapan kontingen untuk Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang akan berlangsung di Bandar Lampung menjadi salah satu bahasan krusial. Pemetaan langkah strategis mulai dilakukan sejak dini agar atlet yang diturunkan nanti siap tampil optimal.
Kesiapan lebih awal ini dinilai vital. PWI Sulsel menargetkan kontingennya mampu merebut kembali prestasi gemilang di tingkat nasional setelah sebelumnya bersaing ketat dengan kontingen provinsi lain.
Di bawah kepemimpinan Suwardi Thahir, PWI Sulsel mengedepankan semangat kolaborasi dan penguatan institusi. Organisasi ini juga ingin beradaptasi dengan dinamika industri media serta tantangan jurnalistik di era digital.
Melalui konsolidasi awal ini, pengurus optimistis roda organisasi bisa berjalan lebih terarah. Kontribusi nyata diharapkan muncul dalam mewujudkan ekosistem pers yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab di Sulawesi Selatan.