BONE — Estafet kepemimpinan DPD II Partai Golkar Kabupaten Bone menjadi perhatian serius di tengah geliat konsolidasi partai pasca terpilihnya Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan. Kursi ketua yang saat ini masih diduduki Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, mantan Bupati Bone dua periode, dinilai sejumlah kader sebagai momentum yang tepat untuk melakukan penyegaran organisasi.
Target ambisius peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029 yang dicanangkan IAS menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh pengurus hingga tingkat kabupaten. Di Sulsel, Golkar menargetkan penambahan kursi DPR RI dari empat menjadi minimal enam, serta kenaikan kursi DPRD Provinsi dari 14 menjadi 21 kursi.
Untuk tingkat kabupaten dan kota, partai berlambang pohon beringin ini memasang target hampir 200 kursi, meningkat dari perolehan sebelumnya yang mencapai 138 kursi. Capaian tersebut hanya mungkin diraih jika seluruh elemen partai, mulai dari DPP, DPD I, hingga DPD II, bergerak sinergis.
Menjelang musyawarah daerah di Kabupaten Bone, harapan besar disampaikan kader agar lahir pemimpin yang mampu menjaga soliditas internal. Konsolidasi hingga tingkat kecamatan dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi kontestasi elektoral mendatang.
Wahyunang, salah seorang kader Partai Golkar, menyebut regenerasi kepemimpinan perlu menjadi perhatian serius. Menurutnya, tantangan politik ke depan menuntut sosok ketua yang memiliki visi jelas dan mampu membangun kekompakan seluruh pengurus.
“Harapan kami, Musda Golkar Bone nantinya melahirkan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh kader dan membawa Golkar semakin besar di Kabupaten Bone,” ujarnya.
Sejumlah figur muda dinilai memiliki kapasitas untuk menjadi bagian dari estafet kepemimpinan tersebut. Nama-nama seperti Irwandi Burhan, Rismono Sarlim, dan Ade Ferry Afrisal disebut-sebut dapat menjadi energi baru dalam organisasi.
“Figur-figur tersebut dapat menjadi energi baru dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan elektabilitas Partai Golkar di Kabupaten Bone menjelang Pemilu 2029,” kata Wahyunang.
Musda DPD II Golkar Bone nantinya akan menjadi penentu arah organisasi serta strategi pemenangan partai di kabupaten yang dikenal sebagai salah satu lumbung suara di Sulawesi Selatan tersebut.