HP OmniBook 3 Resmi Meluncur untuk Pelajar, Baterai 41 Jam dan Chip AI Snapdragon X

Penulis: Chandra Kusuma  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 06:34:02 WIB
HP OmniBook 3 resmi diluncurkan untuk pelajar dengan daya tahan baterai hingga 41 jam dan chip AI Snapdragon X.

SULAWESI SELATANHP menambah lini laptop konsumennya dengan menghadirkan OmniBook 3 yang menyasar segmen pelajar dan pengguna prosumer. Berbeda dari laptop murah yang biasanya mengorbankan performa, perangkat ini mencoba mengisi celah bagi mereka yang butuh kecepatan harian sekaligus portabilitas tinggi untuk menunjang aktivitas kuliah dan pekerjaan kreatif.

Spesifikasi Utama HP OmniBook 3

Ditenagai prosesor Snapdragon X, laptop ini mengandalkan arsitektur ARM yang dikenal efisien dalam konsumsi daya. Unit pemrosesan saraf (NPU) Qualcomm Hexagon di dalamnya mampu memproses hingga 45 triliun operasi per detik (TOPS), sehingga memenuhi syarat sebagai perangkat bersertifikasi Copilot+ PC.

  • Prosesor: Snapdragon X dengan NPU Qualcomm Hexagon 45 TOPS
  • Layar: OLED 14 inci resolusi 2K
  • RAM: hingga 32 GB
  • Baterai: hingga 41 jam pemakaian sekali charge
  • Sistem Operasi: Windows 11 dengan fitur Copilot+

Klaim 41 jam tersebut merupakan angka yang sangat jarang ditemukan di kelas laptop Windows. Ini dimungkinkan karena beban kerja AI dan aplikasi ringan dilimpahkan ke NPU, bukan ke CPU utama, sehingga konsumsi energi lebih hemat.

Fitur AI yang Fungsional, Bukan Sekadar Gimmick

Sertifikasi Copilot+ PC membawa sejumlah fitur yang langsung terasa manfaatnya di dunia perkuliahan. Salah satunya adalah Live Captions yang memanfaatkan NPU untuk membuat transkrip perkuliahan secara real-time. Mahasiswa tidak perlu lagi mencatat manual saat dosen berbicara cepat.

Untuk kebutuhan rapat atau kelas daring, teknologi mesin pembelajaran pada perangkat ini secara otomatis menyaring kebisingan latar belakang dan mengaburkan latar belakang video. Kualitas suara tetap jernih meskipun pengguna berada di kafe yang ramai.

Fitur lain bernama Click to Do memungkinkan pengguna mengubah konten yang ada di layar menjadi item daftar tugas. Misalnya, menyorot sebuah alamat email di browser dan langsung mengubahnya menjadi pengingat balasan—sebuah solusi praktis untuk mencegah tugas terlewat.

Varian OmniBook Ultra untuk Kebutuhan Kreator

Bagi mahasiswa desain atau editor video yang membutuhkan tenaga lebih besar, HP menyediakan OmniBook Ultra. Varian ini ditenagai prosesor Snapdragon X2 Elite dengan kemampuan NPU hingga 85 TOPS—hampir dua kali lipat dari model standar.

Meski performanya naik kelas, dimensi fisiknya tetap ramping. OmniBook Ultra memiliki ketebalan hanya 10,7 mm dengan bobot di bawah 2,86 pon (sekitar 1,3 kg). Layar OLED-nya menjanjikan kontras tinggi dan reproduksi warna yang akurat untuk kebutuhan penyuntingan foto maupun video.

Ketersediaan dan Target Pengguna

HP belum mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia. Namun, dengan spesifikasi yang ditawarkan, OmniBook 3 diposisikan untuk menggantikan laptop tradisional yang tebal dan berat. Pengguna yang sering berpindah ruangan, bekerja di perpustakaan, atau mengerjakan proyek kelompok di luar kampus akan diuntungkan dengan desain tanpa kipas yang bising dan daya tahan baterai yang lama.

Kombinasi efisiensi Snapdragon X dan fitur AI yang tertanam langsung di sistem operasi membuat lini OmniBook ini relevan untuk mahasiswa tingkat akhir yang mengerjakan skripsi hingga profesional muda yang sering bekerja secara hybrid. Kedua varian memberikan opsi jelas: OmniBook 3 untuk kebutuhan multitasking standar, dan OmniBook Ultra untuk beban kerja kreatif yang lebih intensif.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top