GOWA — Deretan penghargaan ini diraih berkat kolaborasi lintas sektor, mulai dari komitmen pimpinan daerah hingga kerja para penyuluh di lapangan. Kepala DPPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud, menyebut capaian ini sebagai kebanggaan sekaligus pelecut semangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan pembangunan keluarga.
“Alhamdulillah, 15 penghargaan ini menjadi kebanggaan kita semua. Capaian ini murni lahir dari komitmen kuat pimpinan daerah serta kerja keras tanpa henti para petugas di lapangan,” ujar Sofyan dalam keterangannya, Rabu (30/7/2026).
Dari total 15 penghargaan yang diraih, terdapat tiga capaian yang paling menonjol dan menjadi indikator keberhasilan program. Ketiganya mencakup layanan KB, pengelolaan kampung berkualitas, hingga akurasi data keluarga.
Keberhasilan pendataan keluarga tidak hanya sekadar memenuhi target administrasi. Sofyan menegaskan, validitas data yang dihasilkan dari PK25 akan menjadi instrumen utama pemerintah daerah dalam merancang intervensi yang tepat sasaran, khususnya untuk menekan angka stunting.
“Data akurat ini sangat esensial. Kami akan memanfaatkannya sebagai instrumen utama untuk percepatan penurunan angka stunting demi peningkatan kualitas sumber daya manusia ke depannya,” tutup Sofyan.
Di balik belasan penghargaan tersebut, Sofyan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penyuluh KB, kader posyandu, serta mitra kerja yang selama ini menjadi ujung tombak penyampaian edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, kesuksesan pembangunan keluarga sangat bergantung pada dedikasi mereka di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi penyuluh KB, kader posyandu, mitra kerja, dan masyarakat luas. Mereka adalah garda terdepan yang memastikan setiap edukasi tersampaikan kepada keluarga sasaran,” tambahnya.
Prestasi ini sekaligus menjadi catatan kinerja positif bagi Pemerintah Kabupaten Gowa. Ke depan, DPPKB Gowa berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh keluarga, dengan penguatan layanan publik sebagai prioritas utama.