MAKASSAR — Suwardi Tahir memastikan penyusunan struktur kepengurusan PWI Sulsel akan dipercepat agar roda organisasi bisa segera berjalan efektif. Setelah struktur terbentuk, agenda pelantikan dan pelatihan pengurus menjadi prioritas untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan organisasi wartawan tersebut.
Salah satu kebijakan yang mendapat perhatian adalah penghapusan beban anggaran bagi pengurus PWI kabupaten/kota saat melaksanakan Konferensi Kabupaten (Konferkab) maupun kegiatan organisasi lainnya yang membutuhkan kehadiran pengurus PWI Sulsel.
“Ketika pengurus daerah menggelar kegiatan, mereka tidak perlu lagi dibebani anggaran untuk menghadirkan pengurus PWI Sulsel. Kita akan memberdayakan pengurus daerah yang juga menjadi bagian dari kepengurusan provinsi sehingga bisa mewakili organisasi di wilayah masing-masing,” ujar Suwardi kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).
Di bidang organisasi, PWI Sulsel akan menerapkan program pelayanan administrasi berbasis jemput bola. Pengurus akan secara aktif memantau masa berlaku kartu anggota maupun kartu kompetensi wartawan.
“Kalau ada anggota yang masa berlaku kartunya akan berakhir, pengurus akan menghubungi langsung. Jadi anggota tidak perlu menunggu atau khawatir kartunya mati,” jelas Suwardi.
Ia menambahkan, biaya perpanjangan kartu anggota tetap mengacu pada ketentuan PWI Pusat, yakni sekitar Rp50 ribu.
Tak hanya fokus pada aspek organisasi, kepengurusan baru juga menyiapkan program peningkatan kesejahteraan anggota. Melalui bidang kesejahteraan, PWI Sulsel berencana membentuk koperasi bersama Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI).
Koperasi tersebut dirancang bergerak di sektor pangan. PWI Sulsel akan menjajaki kerja sama dengan Bulog untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi anggota dan keluarganya.
“Di PWI ada bidang kesejahteraan. Salah satu program yang akan kami dorong adalah pembentukan koperasi bersama IKWI yang berkaitan dengan kebutuhan pangan. Kami juga akan menjajaki kerja sama dengan Bulog,” kata Suwardi.
Di tengah perkembangan teknologi informasi, PWI Sulsel menempatkan penguatan ekosistem digital sebagai agenda utama. Suwardi memastikan pengembangan website organisasi dan peningkatan kapasitas anggota dalam bidang digital akan menjadi perhatian serius.
“Kita akan memperbanyak pelatihan bagi anggota dan mengoptimalkan website PWI Sulsel agar lebih aktif dan bergerak lebih kencang. Era digital menuntut organisasi untuk hadir dan beradaptasi,” tegasnya.
Suwardi Tahir terpilih sebagai Ketua PWI Sulsel dalam Konferprov yang berlangsung di Graha Pena Fajar, Makassar, Selasa (2/6/2026). Dalam forum tersebut, terdapat dua calon yang maju sebagai kandidat ketua, yakni Suwardi Tahir dan Direktur PT Media Fajar Indonesia, Amrullah Basri.