BONE — Pemerintah Kabupaten Bone melalui panitia kurban internal menyalurkan 46 ekor sapi kepada berbagai penerima di seluruh wilayah. Hewan kurban yang dipotong pada Hari Raya Iduladha itu menyasar kelompok yang selama ini kerap luput dari perhatian, seperti cleaning service, tenaga harian lepas, dan santri di pondok pesantren.
Distribusi tidak terbatas pada Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai di lingkup pemda. Pemerintah daerah sengaja memperluas sasaran agar manfaat kurban lebih terasa oleh masyarakat akar rumput.
Pemkab Bone menilai kelompok ini kerap tidak tersentuh program kurban dari institusi lain. Petugas kebersihan misalnya, meski bekerja setiap hari di lingkungan pemerintahan, jarang mendapat jatah daging kurban secara langsung. Hal serupa juga berlaku bagi santri di pesantren yang mayoritas berasal dari keluarga prasejahtera.
“Kami sengaja mendata penerima yang selama ini mungkin tidak tercover oleh panitia kurban di tingkat kelurahan atau masjid. Ini bentuk keadilan distribusi,” ujar juru bicara panitia kurban Pemkab Bone.
Seluruh sapi kurban dipotong di lokasi yang telah ditentukan oleh panitia. Daging kemudian dikemas dan langsung diantarkan ke masing-masing penerima untuk menjaga kesegaran. Proses distribusi berlangsung sejak pagi hari setelah salat Iduladha hingga siang hari.
Pemkab Bone memastikan tidak ada daging kurban yang dijual atau dialihkan ke pihak lain. Setiap ekor sapi tercatat dalam berita acara dan diawasi oleh petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan setempat.
Selain 46 ekor sapi yang dikelola langsung oleh panitia internal pemerintah daerah, sejumlah dinas dan unit kerja di Bone juga mengadakan kurban mandiri. Total hewan kurban di lingkungan Pemkab Bone diperkirakan lebih dari 60 ekor sapi dan kambing jika diakumulasi dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Distribusi kurban tahun ini juga melibatkan pengurus masjid dan tokoh masyarakat untuk memastikan data penerima benar-benar akurat. Panitia mencatat tidak ada keluhan berarti selama proses penyaluran berlangsung.