Pencarian

Sayembara Logo HUT Makassar ke-419 Tak Cukup Kirim Karya, Desainer Wajib Lolos Seleksi Portofolio Dulu

Sabtu, 05 September 2026 • 07:47:01 WIB
Sayembara Logo HUT Makassar ke-419 Tak Cukup Kirim Karya, Desainer Wajib Lolos Seleksi Portofolio Dulu
Andi Weri, Sekretaris ADGI Chapter Makassar, memaparkan mekanisme seleksi portofolio dalam sayembara logo HUT Makassar ke-419.

MAKASSAR — Mekanisme sayembara desain logo kali ini sengaja dibuat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sekretaris ADGI Chapter Makassar, Andi Weri, menegaskan bahwa proses seleksi awal menjadi gerbang utama bagi para desainer untuk membuktikan kapasitasnya sebelum masuk ke tahap perancangan.

“Kalau sayembara pada umumnya, sembarang orang bisa mengirimkan desain. Kalau yang ini tidak, mereka mengirimkan portofolio dulu. Yang lolos seleksi akan masuk final dan lanjut proses perancangan,” kata Andi Weri, Kamis (3/9/2026).

Pengalaman Dua Tahun dan Domisili Makassar Jadi Syarat Mutlak

ADGI memastikan peserta yang mendaftar merupakan desainer yang benar-benar aktif secara profesional. Setiap individu atau tim wajib melampirkan portofolio sebagai bahan penilaian awal, dengan pengalaman minimal dua tahun sebagai graphic designer.

Selain itu, peserta harus memiliki KTP Makassar atau dapat membuktikan domisili di Kota Makassar melalui surat keterangan domisili. Ketentuan ini membuka peluang bagi desainer dari luar daerah yang tengah menetap di Makassar untuk tetap berpartisipasi.

Format Tim Lebih Diutamakan, Individu Boleh Merangkul Rekan

Pendaftaran dapat dilakukan secara individu maupun tim. Namun, ADGI memberikan catatan khusus bagi peserta perorangan. Jika memilih format individu, desainer tetap diwajibkan menghadirkan dua hingga tiga orang lain sebagai bagian dari tim kerjanya.

“Kalau tidak punya studio desain, boleh individu tetapi memanggil dua atau tiga orang timnya,” ungkap Andi.

Ketentuan ini dinilai ideal karena cakupan pekerjaan identitas visual sebuah kota cukup luas. Mulai dari filosofi logo, aplikasi pada media cetak dan digital, hingga panduan grafis yang akan digunakan dalam berbagai acara resmi pemerintahan.

Hanya 3-5 Peserta Lolos ke Tahap Perancangan

Setelah pendaftaran ditutup pada 5 September, ADGI akan menyeleksi portofolio yang masuk. Hanya sekitar tiga hingga lima peserta atau tim yang akan diumumkan lolos pada 6 September dan berhak mengikuti sesi briefing pada 7 September.

Para finalis kemudian menjalani proses kuratorial selama kurang lebih satu bulan. Hasil rancangan mereka akan dipresentasikan di hadapan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Kepala Dinas Pariwisata pada 9 Oktober 2026.

Pemkot Makassar Ingin Logo Bukan Sekadar Simbol Seremoni

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Ahmad Hendra Hakamuddin, menyebut sayembara ini menjadi ruang bagi para desainer untuk menerjemahkan karakter, sejarah, hingga arah masa depan Makassar dalam sebuah identitas visual.

“Kita ingin melihat bagaimana desainer menerjemahkan identitas Makassar bukan hanya dari sisi simbol, tetapi juga dari kekayaan sejarah, energi masyarakatnya, dan visi Pemerintah Kota Makassar,” tuturnya.

Ia berharap logo terpilih nantinya tidak hanya menjadi maskot perayaan ulang tahun. Identitas visual tersebut diharapkan mampu menggambarkan kondisi Makassar saat ini sekaligus merepresentasikan visi kota ke depan.

Skema Baru: Semua Finalis Dijamin Mendapat Fee Desain

Perbedaan mendasar lainnya terletak pada kompensasi. ADGI memastikan setiap peserta yang masuk ke tahap perancangan akan menerima fee desain, terlepas dari siapa yang keluar sebagai pemenang.

“Siapa pun yang menang, semua dapat fee desain. Beda kalau sayembara terbuka, orang kirim, yang tidak menang tidak dapat apa-apa,” kata Andi.

Kebijakan ini diambil untuk menghindari praktik speculative work, yakni pekerjaan desain yang dilakukan tanpa kepastian kompensasi bagi desainer. Dengan skema tersebut, proses kreatif para finalis tetap dihargai secara profesional.

Informasi lengkap mengenai mekanisme pendaftaran dan ketentuan submisi dapat diakses melalui akun Instagram ADGI Chapter Makassar serta media sosial Dinas Pariwisata Kota Makassar.

Follow topsulsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: menitindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks