SULAWESI SELATAN — Central News Agency (CNA), kantor berita nasional Taiwan, resmi merilis layanan berlangganan berbasis Model Context Protocol (MCP) untuk aplikasi kecerdasan buatan. Layanan ini memungkinkan asisten AI semacam ChatGPT, Claude, dan Grok mengambil langsung konten berita dari arsip CNA tanpa harus membuka situs web, namun tetap mencantumkan sumber yang jelas.
Model Context Protocol sendiri adalah standar terbuka yang menghubungkan aplikasi AI dengan sumber data eksternal. Dengan standar ini, respons yang dihasilkan chatbot bukan sekadar prediksi teks, melainkan hasil pencarian dari basis data yang bisa diverifikasi.
Arsip yang Menopang Layanan MCP CNA
Di balik layanan ini, CNA membuka gudang data yang cukup besar: hampir 5 juta artikel berita yang terbit selama lebih dari 30 tahun, 3,5 juta foto jurnalistik yang mencakup periode satu abad, serta basis data CNA World Almanac yang mencatat informasi sejak tahun 2000. Layanan ini juga menarik data publik dari sekitar 150 lembaga pemerintah di Taiwan.
Bagi pengembang atau peneliti yang butuh konteks sejarah Taiwan, sumber ini bisa menjadi alternatif dari data yang selama ini hanya tersedia lewat mesin pencari umum.
Alasan CNA Menjual Akses Ini ke Pengguna AI
Keputusan CNA tidak lepas dari pergeseran perilaku pembaca. Makin banyak orang memakai perangkat AI untuk mencari informasi tanpa mengunjungi situs berita secara langsung. CNA melihat celah ini sebagai risiko: informasi tentang Taiwan yang beredar di internet seringkali tidak akurat atau bias.
Dengan langganan MCP, aplikasi AI tetap bisa dipakai seperti biasa, tapi konten yang diambil berasal dari sumber lokal terpercaya. Pembaca mendapatkan jawaban yang lebih andal, dan setiap kutipan atau referensi akan menampilkan tautan ke artikel asli. Layanan ini juga memasukkan perangkat pemeriksaan fakta untuk memverifikasi informasi yang diragukan.
Harga, Dukungan Bahasa, dan Rencana AskCNA
Layanan MCP CNA dibanderol NT$200 per bulan, atau sekitar Rp112 ribu. Ia mendukung terjemahan otomatis ke bahasa Inggris, Jepang, dan Indonesia—kabar baik bagi pengguna dan peneliti di kawasan Asia Tenggara yang ingin mengikuti perkembangan Taiwan dalam bahasa yang mereka pahami.
Fitur lain yang disiapkan adalah layanan "AskCNA", yang memungkinkan pengguna bertanya langsung melalui situs web CNA dan menerima jawaban berbasis AI lengkap dengan tautan ke sumber asli. Informasi lebih lanjut tersedia di ask.cna.com.tw.
Layanan ini dikembangkan oleh Media Lab CNA dengan dukungan proyek nDX Taiwan News Digital Transformation serta Google Taiwan News Digital Co-Prosperity Fund. Dengan harga yang relatif terjangkau, skema ini bisa menjadi model lisensi konten berita yang menarik bagi kantor berita lain di Asia untuk menyasar pasar pengguna AI yang terus tumbuh.