MAKASSAR — Sebanyak delapan kolam pengolahan air lindi di TPA Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, tengah dibenahi secara bertahap. Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ferdi Mochtar, meninjau langsung proses perlakuan air lindi di lokasi, Minggu (30/8/2026).
Treatment dilakukan dengan menyemprotkan atau mengaplikasikan bakteri EcoTru ke seluruh kolam. Harapannya, kualitas air lindi membaik secara bertahap hingga bagian keluaran akhir benar-benar jernih.
Delapan Kolam Jadi Fokus Utama
Ferdi menjelaskan, penjernihan air lindi menjadi lokus penting dalam rangkaian pembenahan TPA secara keseluruhan. "Pembenahan secara keseluruhan dari TPA, dan salah satu aktivitas lokus pada hari ini adalah penjernihan air yang ada di SIPAL dan setiap kolam yang ada. Kurang lebih ada delapan kolam," ujarnya saat meninjau proses tersebut.
Pengolahan dikerjakan berurutan, mulai dari kolam pertama hingga kolam terakhir. "Mulai kolam pertama sampai kolam terakhir, output terakhirnya nanti adalah betul-betul jernih dengan menggunakan bakteri EcoTru," jelas Ferdi.
Uji Laboratorium Jadi Ukuran Keberhasilan
Keberhasilan treatment tidak cukup dinilai dari perubahan warna atau kejernihan visual. Ferdi menegaskan, kualitas air hasil pengolahan akan diuji melalui analisis laboratorium. Hasil pengujian menjadi indikator utama untuk memastikan air memenuhi standar baku mutu sesuai ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup.
"Hasil yang kita harapkan nanti, pengujian melalui analisis laboratorium yang memenuhi standar baku mutu sesuai dengan peraturan Kementerian Lingkungan Hidup," harapnya.
Tahapan Persiapan Hampir Dua Pekan
Sebelum treatment aktif, tim EcoTru menjalani persiapan sekitar dua minggu. Dimulai dari survei lapangan untuk melihat kondisi aktual kolam lindi, dilanjutkan identifikasi karakteristik masing-masing kolam. Tim juga melakukan pengujian awal, termasuk pemeriksaan tingkat keasaman (pH) dan kandungan Chemical Oxygen Demand (COD).
"Dari sisi EcoTru, hampir kurang lebih pertama dua minggu bekerja secara aktif mulai dari survei lokasi, kemudian identifikasi-identifikasi kondisi kolam yang ada," ungkap Ferdi.
Data awal tersebut menjadi dasar penentuan perlakuan yang tepat. Sebab, karakteristik air lindi setiap kolam bisa berbeda tergantung tahapan pengolahan dan material yang terkandung di dalamnya.
SDM TPA Dilatih agar Treatment Berkelanjutan
Tim EcoTru tidak berhenti pada perlakuan teknis. Mereka melatih sumber daya manusia (SDM) yang bertugas di TPA agar proses treatment bisa berjalan teratur dan berkelanjutan, tidak bergantung pada tim perusahaan.
"Mereka sudah pernah melakukan uji pH dan uji terkait dengan kandungan COD-nya, yang kemudian mereka men-training tenaga-tenaga SDM yang ada di TPA bagaimana perlakuan-perlakuan secara teratur dari semua kolam yang ada," jelas Ferdi.
Dengan transfer pengetahuan itu, pengelola TPA diharapkan mampu menjaga kualitas pengolahan air lindi secara konsisten, termasuk memastikan pemberian treatment sesuai prosedur.
Menindaklanjuti Sanksi KLH
Pembenahan ini sekaligus menindaklanjuti ketentuan dan sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup. Pemkot Makassar ingin memastikan seluruh proses pengolahan menghasilkan kualitas air yang aman dan ramah lingkungan.
Selain COD, sejumlah parameter kualitas air lindi lainnya juga menjadi perhatian dalam pengujian laboratorium. Hasilnya nanti menjadi dasar evaluasi efektivitas pengolahan dari kolam awal sampai kolam akhir.