MALILI — Lapangan Puncak Indah, Kecamatan Malili, berubah menjadi arena adu ketangkasan membidik sasaran selama dua hari terakhir. Turnamen Panahan Tradisional Bupati Cup II yang digelar 29–30 Agustus 2026 ini tidak hanya menyedot perhatian atlet lokal, tetapi juga menarik pemanah dari luar Pulau Sulawesi hingga Provinsi Lampung.
Total 516 partisipan yang terdiri atas 476 pemanah dan 40 ofisial tercatat memeriahkan ajang bertema “Satu Bidikan, Satu Tekad, Menuju Juara” tersebut. Mereka datang dengan membawa misi yang sama: membawa pulang Piala Bergilir Bupati Luwu Timur dan memperebutkan total hadiah uang tunai yang mencapai puluhan juta rupiah.
Jarak Tempuh 9 Hari dari Lampung Demi Bupati Cup
Salah satu cerita menarik hadir dari Aditya Wijaya. Pemanah asal Provinsi Lampung ini rela menempuh perjalanan darat selama sembilan hari menggunakan sepeda motor bersama anak dan istrinya hanya untuk merasakan atmosfer kompetisi di Malili. Kehadirannya menjadi bukti bahwa event olahraga tradisional di daerah mampu menarik minat lintas pulau.
Antusiasme serupa juga ditunjukkan jajaran pejabat lokal yang tak segan turun ke lapangan. Anggota DPRD sekaligus Ketua Pordasi Berkuda Memanah Luwu Timur, Firman Udding, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur, Umar Hasan Dalle, tercatat ikut ambil bagian dalam kategori yang dipertandingkan.
Komposisi Peserta dan Kategori yang Dipertandingkan
Persaingan terketat diprediksi terjadi di kategori Senior Ikhwan yang diikuti 154 pemanah. Adapun kategori Senior Akhwat diikuti 99 peserta, sementara Junior Ikhwan dan Junior Akhwat masing-masing diikuti 137 dan 86 pemanah.
Panitia membagi divisi lomba berdasarkan kelompok umur dan jarak tembak. Untuk Junior U12 menggunakan jarak 10 meter, Junior U15 di jarak 15 meter, dan kategori Senior bertanding di jarak 30 meter.
Bonus Rp5 Juta dari Bupati untuk Juara Umum
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang hadir langsung membuka turnamen, memberikan suntikan semangat ekstra. Ia mengumumkan tambahan bonus sebesar Rp5 juta bagi masing-masing juara umum kategori Ikhwan dan Akhwat.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua, terutama bagi para pemanah. Semoga kelak mampu mewakili Indonesia, dan khususnya mewakili Luwu Timur,” ujar Irwan di sela-sela acara penutupan, Minggu (30/8/2026).
Rangkaian acara semakin semarak dengan seremoni penyerahan seperangkat alat panahan dari Pordasi kepada Bupati Luwu Timur. Setelah itu, Irwan bersama unsur Forkopimda, Ketua KONI Herawan, dan pimpinan OPD melakukan bidikan panah perdana ke target sasaran sebagai tanda resmi dimulainya kompetisi.