LUWU — Arus transportasi antara Kabupaten Luwu dan Luwu Utara bakal semakin lancar. Jembatan Salujambu yang membentang di Kecamatan Lamasi memasuki tahap akhir pembangunan, setelah sebelumnya akses warga di lokasi tersebut dinilai belum optimal.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad, mengungkapkan jembatan dengan konstruksi beton bertulang telah tuntas dan siap difungsikan. Pembangunan fisik ini merupakan realisasi dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) tahun 2025 sebesar Rp 16 miliar.
Progres Pembangunan Capai 95 Persen
Tidak hanya konstruksi beton, jembatan ini juga memiliki bagian dengan rangka baja. Untuk bagian tersebut, progres pengerjaan rangka utama telah mencapai sekitar 95 persen dan ditargetkan rampung pada 1 Agustus 2026.
Ikhsan merinci sejumlah tahapan yang masih berjalan. Pekerjaan pemasangan bondek dan pembesian plat ditargetkan selesai pada 11 Agustus, disusul pengecoran plat jembatan pada 12 Agustus. Selanjutnya, pasangan batu dan timbunan oprit jembatan ditargetkan tuntas pada 26 Agustus, dengan penyempurnaan dan pembersihan akhir dijadwalkan rampung pada 31 Agustus.
Distribusi Hasil Pertanian dan Komoditas Masyarakat
Jembatan Salujambu memiliki panjang kurang lebih 70 meter dan lebar 4 meter. Keberadaannya diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan dua kabupaten tersebut.
“Jembatan ini dapat mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan komoditas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut,” jelas Ikhsan dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).
Dari total anggaran bantuan yang digelontorkan Pemprov Sulsel, alokasi untuk pembangunan Jembatan Salujambu mencapai Rp 13 miliar. Sisanya digunakan untuk kebutuhan lain yang mendukung proyek ini.
Apresiasi Pemkab Luwu ke Gubernur Sulsel
Pemerintah Kabupaten Luwu menyampaikan apresiasi atas dukungan dana dari pemerintah provinsi. Bantuan ini dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel berkat bantuan keuangan dari provinsi sehingga jembatan ini tidak lama lagi bisa difungsikan oleh masyarakat,” pungkas Ikhsan.
Dengan rampungnya jembatan ini, aktivitas sosial dan ekonomi warga di wilayah Luwu dan Luwu Utara diharapkan meningkat signifikan, terutama dalam hal distribusi hasil bumi dan akses layanan publik.