LUWU TIMUR — Permainan domino yang selama ini akrab di warung kopi dan acara kampung, kini diangkat menjadi ajang kompetisi resmi. Asmo Sulsel bersama Daya Motor Palopo menggelar turnamen yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kecamatan di Luwu Timur, Minggu (27/7/2026).
Hadiah jutaan rupiah disiapkan untuk para pemenang. Antusiasme warga terlihat sejak babak penyisihan, di mana peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda hingga orang tua, duduk berhadapan dalam suasana penuh keakraban.
Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dan Promosi Produk
Turnamen ini tidak sekadar ajang adu strategi. Asmo Sulsel sengaja memilih domino karena permainan ini memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat Luwu Raya, khususnya Luwu Timur. Tingginya minat warga terhadap permainan tradisional itu menjadi alasan Honda menghadirkan kegiatan yang menyatukan hiburan dan kebersamaan.
"Kami melihat turnamen domino memiliki daya tarik yang sangat besar di Luwu Timur. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, bukan hanya sebagai penyedia kendaraan, tetapi juga sebagai bagian dari berbagai aktivitas positif di daerah," ujar Area Sales Supervisor Wilayah Palopo Astra Motor Sulawesi Selatan, Oging Adria Fitra Sakti.
Di sela-sela pertandingan, Daya Motor Palopo memperkenalkan berbagai produk sepeda motor Honda, program promosi penjualan, hingga layanan purna jual. Peserta dan pengunjung juga bisa berinteraksi langsung dengan tim Honda untuk mendapatkan informasi seputar produk dan layanan.
Harapan: Hubungan dengan Konsumen Semakin Kuat
Oging menambahkan, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang. Melalui turnamen ini, Honda berharap hubungan baik dengan konsumen tidak hanya berhenti pada transaksi jual-beli kendaraan.
"Harapannya, hubungan baik yang telah terjalin dengan konsumen dapat semakin kuat melalui kegiatan yang memberikan hiburan sekaligus mempererat kebersamaan," ujar Oging.
Turnamen domino di Luwu Timur ini menjadi salah satu contoh bagaimana perusahaan memanfaatkan budaya lokal sebagai medium mendekatkan diri dengan masyarakat. Bagi warga setempat, kehadiran ajang ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga ruang interaksi yang langka di tengah kesibukan sehari-hari.