Pencarian

Okupansi Kereta Api Makassar-Parepare Tembus 100 Persen, NasDem Desak Kemenhub Tambah Armada di Sulsel

Senin, 20 Juli 2026 • 15:16:01 WIB
Okupansi Kereta Api Makassar-Parepare Tembus 100 Persen, NasDem Desak Kemenhub Tambah Armada di Sulsel
Okupansi Kereta Api Makassar-Parepare mencapai 100 persen setiap harinya.

JAKARTA — Kereta api di Sulawesi Selatan kini menjadi moda transportasi utama bagi warga di tiga kabupaten. Jalur yang menghubungkan Makassar-Parepare melayani rute Maros, Pangkep, dan Barru dengan okupansi rata-rata 80 hingga 100 persen setiap harinya.

Namun, tingginya animo masyarakat tidak dibarengi dengan ketersediaan sarana. Saat ini, hanya dua unit kereta yang dimiliki Balai Perkeretaapian Kelas I Sulsel. Dari jumlah itu, secara teknis hanya satu rangkaian yang boleh beroperasi, satu lainnya disiagakan sebagai cadangan.

Dua Armada Dinilai Sangat Rentan Gangguan Operasional

Legislator NasDem dari Dapil Sulawesi Selatan II, H. Teguh Iswara Suardi, menyebut kondisi ini sangat riskan. Jika satu rangkaian mengalami kendala teknis atau masalah di lapangan, seluruh jadwal perjalanan harian langsung lumpuh.

"Efek dominonya adalah pembatasan jumlah perjalanan, kelangkaan tiket yang cepat habis, hingga terganggunya mobilitas masyarakat secara keseluruhan," ungkap Teguh dalam RDP Komisi V dengan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Ia menambahkan, kereta api kini telah menjadi budaya baru mobilitas warga Sulsel. Antusiasme yang terus meningkat harus direspons dengan penambahan armada secara cepat.

Permintaan Jangka Pendek: Koordinasi Pengadaan Armada Baru

Teguh meminta Dirjen Perkeretaapian bertindak sebagai leading sector untuk berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Langkah ini dinilai penting untuk mengupayakan pengadaan armada tambahan dalam waktu dekat.

"Saya meminta Dirjen Perkeretaapian bertindak sebagai leading sector untuk berkoordinasi erat dengan PT Kereta Api Indonesia demi mengupayakan pengadaan armada tambahan," urai Teguh dalam rapat tersebut.

Selain armada, Teguh juga mendorong percepatan pembebasan lahan untuk perluasan jalur. Rencananya, jalur kereta akan diperpanjang hingga tembus ke Kota Makassar dan dikembangkan untuk rute logistik serta kereta api wisata.

Target: Konektivitas dan Transportasi Massal Berkelanjutan

Melalui penambahan armada dan perluasan rute, diharapkan masyarakat Sulawesi Selatan dapat menikmati layanan transportasi massal yang murah, aman, nyaman, dan andal secara berkelanjutan. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan bersinergi mewujudkan ikhtiar ini.

"Masyarakat kami sangat menikmati fasilitas ini. Kami berharap ikhtiar ini segera terwujud demi konektivitas yang semakin baik," tambah Teguh.

Bagikan
Sumber: nasdemdprri.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks