BULUKUMBA — Lahan seluas 90 hektare milik Universitas Hasanuddin di Kabupaten Bulukumba akan dioptimalkan untuk mendukung riset dan pengembangan potensi lokal. Kawasan tersebut direncanakan menjadi pusat kegiatan di sektor pertanian, perikanan, hingga pendidikan yang hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyatakan kesiapan mendukung penyediaan bibit sebagai bagian dari pengembangan kawasan tersebut. Langkah ini menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Rektor Unhas dan Bupati Bulukumba akhir pekan lalu.
Beasiswa dan Program Afirmasi untuk Pelajar Bulukumba
Selain soal lahan, kedua pihak membahas rencana akselerasi pendidikan bagi pelajar asal Bulukumba yang akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS). Program ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bulukumba juga ditetapkan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Unhas dalam rangka Dies Natalis kampus. Kegiatan ini akan melibatkan dosen dan mahasiswa untuk memberikan solusi langsung di lapangan.
Riset Harus Berangkat dari Kebutuhan Warga
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menekankan bahwa setiap kolaborasi harus dimulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting menghadirkan solusi berbasis riset dan pendekatan ilmiah yang sesuai dengan karakteristik wilayah.
“Dengan adanya identifikasi masalah di lapangan, Unhas dapat menghadirkan solusi berbasis riset, inovasi, dan pendekatan ilmiah yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik wilayah,” ujar Prof. Jamaluddin Jompa.
Sektor Perikanan Jadi Prioritas Pendampingan
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf atau yang akrab disapa Andi Utta, menyebut Unhas sebagai mitra strategis dalam memperkuat sektor unggulan daerah. Selain pertanian, ia menyoroti potensi besar di bidang perikanan yang membutuhkan pendampingan akademisi.
“Kami memandang Unhas sebagai mitra dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat sektor-sektor unggulan daerah. Selain pertanian, Bulukumba juga memiliki potensi besar di sektor perikanan. Kami berharap Unhas dapat memberikan pendampingan,” kata Andi Utta.
Pemkab Bulukumba berkomitmen mendukung berbagai bentuk kolaborasi yang mampu menjadi katalisator pembangunan, mulai dari pengembangan potensi lokal hingga program pendidikan yang tepat sasaran.
Sinergi Kampus dan Daerah untuk Kebijakan Berbasis Data
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dinilai menjadi strategi penting dalam menghadirkan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan hasil penelitian. Dengan dukungan keilmuan Unhas, program-program pembangunan di Bulukumba diharapkan berjalan lebih efektif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf, Sekretaris Daerah Muh Ali Saleng, serta Ketua IKA Unhas Bulukumba, Misbawati A. Wawo. Setelah agenda di rumah jabatan bupati, rombongan Rektor Unhas melanjutkan kunjungan ke kawasan Tanjung Bira.