Pencarian

Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional dalam Beberapa Pekan, Ini Calon Mereknya

Sabtu, 18 Juli 2026 • 11:42:31 WIB
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional dalam Beberapa Pekan, Ini Calon Mereknya
Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan meluncurkan motor listrik nasional dalam beberapa pekan ke depan saat menghadiri Panen Raya Bersama TNI di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

SULAWESI SELATAN — Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal kuat bahwa Indonesia akan segera memiliki motor listrik nasional. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri Panen Raya Bersama TNI di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

"Saya akan launching beberapa minggu ini, motor listrik nasional," ujar Prabowo di hadapan awak media.

Pernyataan ini langsung memicu spekulasi di kalangan pencinta otomotif. Pertanyaan utamanya, apakah motor listrik tersebut merupakan merek baru bentukan pemerintah atau hasil kolaborasi dengan pabrikan yang sudah eksis?

Peta Produsen Motor Listrik Lokal yang Sudah Berkiprah

Indonesia sejatinya sudah memiliki beberapa pemain motor listrik lokal. Gesits misalnya, lahir dari hasil riset anak bangsa dan BUMN. Ada juga Alva yang berada di bawah naungan Ilectra Motor Group, serta Polytron yang sukses dengan seri Fox-R.

Nama lain seperti Volta, United E-Motor, dan Selis juga sudah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen. Keberadaan merek-merek ini menjadi modal penting bagi realisasi motor listrik nasional yang dimaksud Prabowo.

Harapan untuk Petani dan Peran Baterai Swapping

Menariknya, Presiden menaruh harapan besar agar teknologi ini bisa menjangkau petani. "Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor. Motor listrik. Siapa tahu ada yang pakai mobil semuanya," kata Prabowo.

Karakteristik wilayah pertanian menuntut motor listrik dengan durabilitas tinggi dan torsi instan yang kuat untuk membawa beban. Kemudahan pengisian daya juga menjadi faktor krusial.

Di sinilah sistem battery swapping atau tukar baterai yang diusung Volta, Smoot, serta ekosistem Alva dan Polytron dinilai akan memegang peran penting. Petani tidak perlu menunggu proses charging lama, cukup menukar baterai kosong dengan yang penuh di stasiun terdekat.

Lokalisasi Komponen dan Kesiapan Industri

Skema TKDN menjadi kunci utama sebuah kendaraan bisa disebut sebagai produk buatan anak bangsa. Pabrikan lokal seperti Polytron dan Alva terus menggenjot lokalisasi komponen, mulai dari rangka, bodi, hingga perakitan baterai di dalam negeri.

Raksasa otomotif Jepang seperti Honda juga tidak tinggal diam. Mereka merakit lokal Honda EM1 e: demi memenuhi standar industri tanah air. Kolaborasi antara komitmen pemerintah dan kesiapan fasilitas manufaktur lokal ini diprediksi menjadi pemicu lahirnya motor listrik yang murah dan tangguh untuk kebutuhan harian.

Langkah ini memperkuat optimisme bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar penonton, melainkan mampu menjadi produsen utama di era elektrifikasi global.

Bagikan
Sumber: otomotif.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks