MAKASSAR — Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Sulawesi Selatan resmi memulai tahun ajaran 2026/2027 dengan pembukaan MPLS oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman di Jl Pajjaiang, Sudiang Raya, Kota Makassar. Sebanyak 270 siswa dari 15 kabupaten/kota tercatat sebagai angkatan perdana di sekolah yang dibangun dengan anggaran Rp2,2 triliun untuk sembilan unit di provinsi ini.
Pembukaan MPLS turut dihadiri Sekjen Kemensos RI Robben Rico secara virtual, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina, serta jajaran Pemkot Makassar dan satuan kerja SRT 3.
Anggaran Rp2,2 Triliun untuk Sembilan Unit Sekolah Rakyat
Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Sulsel. Ia menyebut SRT di Sudiang merupakan yang tertinggi progres pembangunannya dibanding unit lain di Indonesia, baik dari segi lahan, sarana prasarana, maupun tenaga pengajar.
“Alhamdulillah anak-anak kita sangat ceria dan senang. Dan sekolah rakyat di Sudiang Kota Makassar ini merupakan tertinggi progres pembangunannya dari seluruh SR yang ada di Indonesia,” ucapnya dalam sambutan.
15 Daerah Asal Siswa: Dari Kepulauan Selayar hingga Toraja Utara
Peserta didik yang diterima berasal dari Kota Makassar, Parepare, Enrekang, Bulukumba, Bantaeng, Pangkep, Pinrang, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Gowa, Maros, Jeneponto, Toraja Utara, dan Kepulauan Selayar. Mereka akan mengikuti MPLS yang dirancang untuk mengenalkan lingkungan sekolah, mempererat persaudaraan, menanamkan disiplin, serta menumbuhkan karakter tangguh.
Pesan Gubernur: Keterbatasan Ekonomi Bukan Penghalang
Dalam sambutannya, Andi Sudirman mengajak siswa menjadikan kesempatan ini sebagai titik awal meraih cita-cita. Ia menekankan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk sukses.
“Dulu juga pernah hadir sekolah rakyat di zaman perjuangan, sekolah yang menghasilkan anak-anak kita menjadi sukses. Kalau ingin bercita-cita tinggi maka pendidikan nomor satu, Insya Allah sekolah rakyat ini akan menciptakan generasi bangsa,” pesannya.
Gubernur juga menegaskan bahwa guru-guru terbaik dari provinsi telah dikirim untuk mengajar di Sekolah Rakyat. “Kami berharap dari Sekolah Rakyat ini akan lahir pemimpin-pemimpin bangsa di masa depan,” pungkasnya.
Pemprov Sulsel Perkuat Program Pendidikan dan Perlindungan Sosial
Andi Sudirman menyebut berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan masyarakat terus diperkuat agar seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi salah satu instrumen untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan gratis dan berkualitas.