SIDRAP — Pemandangan berbeda terlihat di lingkungan SD-SMP Islam Athirah Makassar pada Senin pagi. Di tengah agenda kerja yang padat, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif hadir berbaur dengan para siswa, orang tua, dan tenaga pendidik. Ia datang bukan untuk menghadiri seremoni formal, melainkan untuk mengantar anaknya sendiri ke sekolah.
Pesan Bupati: Kehadiran Ayah Tanamkan Rasa Percaya Diri
Syaharuddin menyebut momen hari pertama sekolah memiliki dampak psikologis yang mendalam bagi anak. Menurutnya, keterlibatan ayah di hari pertama bukan sekadar ritual tahunan.
"Dengan mengantar, mengawal, dan mendampingi anak di hari pertama sekolah, ayah sedang menanamkan rasa percaya diri, memberikan rasa aman, serta menunjukkan bahwa pendidikan mereka adalah prioritas keluarga," ujar Syaharuddin dalam keterangannya.
Ia menambahkan, kehadiran figur ayah di gerbang sekolah menjadi pesan kuat bagi anak bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menapaki masa depan.
Gerakan GAMAS: Investasi Kasih Sayang Orang Tua
Bupati Sidrap juga memanfaatkan kesempatan itu untuk berdialog dengan para guru. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua demi menciptakan pendidikan yang berkualitas.
Syaharuddin mengajak para ayah di Sidrap untuk menjadikan aktivitas mengantar anak sebagai bentuk investasi kasih sayang. "Mari luangkan waktu sejenak untuk menggenggam tangan mereka, menepuk pundak mereka, dan mengantarkan mereka menuju gerbang ilmu. Karena bagi seorang anak, kehadiran ayah adalah semangat yang akan selalu mereka kenang," tegasnya.
Ia menutup pesannya dengan jargon yang ia gaungkan: "Ayah Hebat, Anak Kuat, Keluarga Bermartabat."