Pencarian

UMKM Expo Luwu 2026 Raup Rp 5 Miliar, Bupati Sebut Geliat Ekonomi Warga Kian Tumbuh

Senin, 13 Juli 2026 • 13:16:30 WIB
UMKM Expo Luwu 2026 Raup Rp 5 Miliar, Bupati Sebut Geliat Ekonomi Warga Kian Tumbuh
UMKM Expo Luwu 2026 berhasil meraih perputaran uang sebesar Rp 5 miliar selama sembilan hari penyelenggaraan.

BELOPA — Pemerintah Kabupaten Luwu mencatat perputaran uang mencapai Rp 5 miliar selama penyelenggaraan UMKM Expo 2026 yang berlangsung sejak 4 hingga 12 Juli. Bupati Luwu H. Patahudding menyebut angka tersebut baru dari transaksi di dalam area pameran, belum termasuk aktivitas ekonomi di luar lokasi. Expo yang digelar di Lapangan Andi Djemma, Belopa, ini menjadi rangkaian puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Luwu.

217 Booth dan Pesta Rakyat Meriahkan Penutupan

UMKM Expo 2026 diikuti oleh 217 booth yang terdiri dari 128 stan UMKM lokal, 50 stan UMKM swasta, 17 stan perusahaan, dan 22 stan kecamatan. Penutupan expo dirangkaikan dengan pesta rakyat yang dihadiri puluhan ribu warga dan dimeriahkan penampilan Ifan Seventeen serta Band Dejavu asal Makassar.

“Selama kegiatan berlangsung, uang yang beredar dalam lokasi expo ini saja senilai kurang lebih 5 miliar rupiah, belum termasuk yang beredar di luar lokasi expo,” ujar Patahudding saat menutup acara, Minggu (12/7/2026).

Bupati: Hari Jadi Bukan Sekadar Seremonial

Dalam sambutannya, Patahudding menegaskan peringatan hari jadi bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan momentum mengevaluasi pembangunan dan memperkuat komitmen membangun daerah. Ia menyebut perjalanan 67 tahun Kabupaten Luwu merupakan buah kerja keras dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.

“Hari jadi ini bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan sejarah daerah kita, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan capaian pembangunan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Luwu yang bangkit lebih cepat, berkarakter, dan berbasis agribisnis,” katanya.

Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan Daerah

Patahudding menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan organisasi masyarakat.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan merupakan modal utama dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Luwu,” terangnya.

Zikir Akbar Bersama Ustaz Abdul Somad Digelar 25 Juli

Pada kesempatan itu, Patahudding mengajak masyarakat kembali hadir di Lapangan Andi Djemma Belopa pada 25 Juli 2026 untuk mengikuti zikir akbar bersama Ustaz Abdul Somad. Ia juga mengimbau warga menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Mari kita perlihatkan bahwa kita adalah masyarakat yang tetap memegang teguh petuah pendahulu kita, yaitu ‘Patuppu ri ada’e, pasanre ri sara’e’,” ucapnya mengutip pepatah lokal.

Patahudding optimistis kondisi perekonomian Kabupaten Luwu tahun depan akan semakin membaik sehingga peringatan hari jadi daerah dapat diselenggarakan lebih meriah dan dalam durasi yang lebih panjang. “Mari kita berdoa bersama mudah-mudahan kondisi perekonomian kita tahun depan sudah lebih baik, kita akan memperingati hari jadi ini dengan lebih meriah dan dengan waktu yang lebih lama,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: tekape.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks