MALILI — Kepala SMP Negeri 1 Malili, Agustati, menginstruksikan para guru pembina untuk memberikan pengayaan maksimal kepada lima siswa yang lolos ke OSN-P 2026. Instruksi ini disampaikan usai pengumuman hasil seleksi Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) Tahap II.
“Alhamdulillah, lima siswa berhasil lolos. Saya telah meminta kepada seluruh guru pembina untuk memberikan pengayaan secara maksimal, agar mereka semakin siap menghadapi seleksi tingkat provinsi,” ujar Agustati, Senin (13/7/2026).
Lima Wakil dari Tiga Bidang Sains
Kelima siswa tersebut akan bertanding di tiga bidang berbeda. Dua peserta mewakili bidang Matematika, yakni Kayla Edeline Limiko dan Alfirah Nurul Izza. Satu peserta, Amel Sem, akan berlaga di bidang IPA. Sementara itu, bidang IPS diwakili oleh Dinda Iqbal Pratiwi dan Gadiza Ashshabira.
Prestasi ini bukan sekadar keberhasilan individu. Bagi dunia pendidikan di Luwu Timur, capaian tersebut mencerminkan efektivitas sinergi antara kepemimpinan sekolah, dedikasi guru, dukungan orang tua, dan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia.
Jadwal Persiapan Menuju OSN-P
Berdasarkan pengumuman Pusat Prestasi Nasional, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, seluruh peserta yang lolos diwajibkan mengikuti pemetaan status keikutsertaan. Kegiatan ini akan digelar bersamaan dengan uji coba OSN-P yang dijadwalkan pada 14–15 Juli 2026.
Uji coba tersebut menjadi bagian dari persiapan teknis sebelum kompetisi tingkat provinsi dimulai. Sekolah diminta memastikan seluruh peserta memahami mekanisme dan platform yang akan digunakan selama seleksi.
Sinergi Pemda dan Sekolah Mulai Terlihat
Keberhasilan SMPN 1 Malili mengirimkan lima wakil ke tingkat provinsi menjadi bukti bahwa investasi pendidikan di Luwu Timur perlahan menunjukkan hasil. Kepala sekolah menegaskan, pembinaan tidak boleh berhenti di tahap ini dan harus terus ditingkatkan agar prestasi serupa bisa diraih secara konsisten.
Dengan persiapan yang matang, kelima siswa diharapkan mampu bersaing dan mengharumkan nama Kabupaten Luwu Timur di kancah provinsi Sulawesi Selatan.