MAKASSAR — Perhatian Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman langsung tertuju pada sebuah miniatur Kapal Pinisi berukuran panjang 1,2 meter yang dipajang di stan Dekranasda Bulukumba. Bukan sekadar melihat, orang nomor satu di Sulsel itu memutuskan untuk membeli karya UMKM Adiba Souvenir Tana Beru tersebut.
"Produk kerajinan miniatur Pinisi ini sangat detail dan memiliki daya tarik untuk bersaing di pasaran," kata Andi Sudirman di Makassar, Minggu.
Detail Kapal Warisan Dunia yang Memikat
Miniatur yang dibeli gubernur itu menampilkan konstruksi kapal tradisional kebanggaan masyarakat Bulukumba secara presisi. Layar merah khas Pinisi yang menjadi identitas kapal kebanggaan Sulsel juga tergambar jelas pada karya tersebut.
Menurut Andi Sudirman, miniatur ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan tamu undangan yang hadir di arena pameran. Ia menilai karya semacam ini punya potensi besar untuk menembus pasar yang lebih luas.
Bulukumba Serius Garap Pasar Kriya Nasional
Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, menyebut keikutsertaan daerahnya dalam ajang ini bukan sekadar pameran. Ia mendorong perluasan promosi produk kriya sekaligus membuka peluang pasar baru bagi pelaku UMKM setempat.
"Pinisi tidak sekadar produk kerajinan, tetapi simbol identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat Bulukumba," ujarnya.
Selain miniatur Pinisi, stan Dekranasda Bulukumba juga menampilkan tenun khas Kajang dan Bira, aneka kerajinan berbahan daun lontar, serta produk ekonomi kreatif lainnya. Semua produk mencerminkan kekayaan budaya Kabupaten Bulukumba.
Momentum Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Lokal
Pameran HUT Dekranas ke-46 menjadi momentum penting bagi Bulukumba untuk memperkuat promosi industri kriya daerah. Pemerintah daerah berharap kolaborasi dengan Dekranasda dan para perajin UMKM mampu meningkatkan daya saing produk lokal.
Targetnya, produk unggulan Bulukumba semakin dikenal dan mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Hal ini sekaligus memperkokoh citra Bulukumba sebagai Butta Panrita Lopi—tanah para ahli pembuat kapal Pinisi yang telah diakui dunia.