Pencarian

BWS Saddang dan Pemkab Sidrap Rehabilitasi 8.945 Hektare Irigasi, Saluran 50 Tahun Tak Tersentuh Mulai Diperbaiki

Jumat, 10 Juli 2026 • 19:14:16 WIB
BWS Saddang dan Pemkab Sidrap Rehabilitasi 8.945 Hektare Irigasi, Saluran 50 Tahun Tak Tersentuh Mulai Diperbaiki
Petugas melakukan rehabilitasi saluran irigasi yang telah 50 tahun tidak tersentuh di Sidrap.

SIDRAP — Jaringan irigasi yang sudah setengah abad tidak pernah diperbaiki akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Kepala Satuan Kerja Non-Vertikal Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (SNVT PIPA) Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Andi Faizal Fahrial, menyebut kolaborasi ini digenjot cepat demi swasembada pangan.

"Kami titip, mari kita jaga bersama aset irigasi ini. Kalau airnya lancar, maka produktivitas padi Sidrap sebagai lumbung pangan Sulsel akan semakin meningkat," kata Andi melalui siaran persnya, Jumat.

Saluran Prioritas Sepanjang 12,5 Kilometer

Pekerjaan tahap pertama mencakup rehabilitasi saluran irigasi sepanjang 12,5 kilometer. Ruas yang menjadi prioritas meliputi BSI19, BSI20A, BSI20, BSI21 hingga BSI23. Fokus rehabilitasi ditentukan berdasarkan koordinasi dengan Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) serta kelompok tani setempat.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengungkapkan, kondisi saluran sudah sangat memprihatinkan. Sedimentasi, sampah, dan kerusakan di banyak titik membuat distribusi air ke lahan pertanian tidak optimal.

"Sudah kurang lebih 50 tahun tidak pernah dilakukan rehabilitasi. Hari ini menjadi tonggak sejarah baru. Kita mulai perbaikan itu kembali," ujarnya.

Anggaran Rp15 Miliar dan Rencana Bendung Baru

Selain proyek rehabilitasi DI, pemerintah juga merencanakan pembangunan Bendung Torere di Desa Corawali dan Kelurahan Bilokka pada 2026-2028. Bendung ini dianggarkan Rp43 miliar untuk mengairi 1.025 hektare sawah di Kecamatan Tellu Limpoe dan Panca Lautang.

Program Optimasi Lahan (Oplah) Non Rawa juga tengah memasuki tahap penyediaan jaringan listrik. Sementara itu, irigasi perpompaan (Irpom) akan dibangun di Lajonga dan Elle Salewo dengan anggaran sekitar Rp4 miliar.

Kolaborasi Lintas Instansi dan Pengawasan Ketat

Bupati Syaharuddin meminta Dinas PSDA, tim pelaksana, dan seluruh pihak terkait mengawal pekerjaan agar berjalan cepat dan tepat sasaran. Ia menekankan, apabila ada kendala, jangan dibuat masalah tapi cari solusinya.

Sebelumnya, sosialisasi rehabilitasi DI digelar di Kelurahan Lajonga, Kecamatan Panca Lautang. Acara dihadiri Bupati Sidrap, perwakilan SNVT PIPA, PPK Irigasi dan Rawa, Dinas PSDA, Bapperida, Intel Kejari Sidrap, camat, lurah, kapolsek, kepala desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, dan petani.

Peluang untuk usulan rehabilitasi jaringan irigasi tahap kedua masih terbuka. Pemerintah berharap seluruh saluran induk irigasi dapat dituntaskan pembangunannya secara bertahap.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks