MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar memastikan peningkatan kesejahteraan para imam kelurahan yang baru dilantik. Seluruh imam didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, memberikan perlindungan Jaminan Hari Tua (JHT) sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka.
Bukan Sekadar Memimpin Salat
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan agenda seremonial belaka. Ia mendorong para imam untuk menjadi figur yang memberikan keteladanan dan solusi atas persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
“Tugas menjadi imam memiliki tanggung jawab moral yang besar, tanggung jawab terhadap umat, serta tanggung jawab menjalankan syariat Islam berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW,” ujar Appi dalam sambutannya.
Imam Harus Melek Teknologi
Di tengah era digital, Appi meminta para imam tidak hanya piawai dalam urusan ibadah, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, masjid harus bertransformasi menjadi pusat aktivitas masyarakat, bukan sekadar tempat salat.
“Imam harus mampu mengikuti perkembangan zaman, memahami era digitalisasi, memiliki wawasan yang luas,” tuturnya. Ia menambahkan, masjid idealnya menjadi ruang musyawarah dan pusat penyelesaian berbagai persoalan warga.
Evaluasi Berkala, Bukan Jabatan Seumur Hidup
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Syarief, menjelaskan bahwa pengukuhan ini bertujuan menyatukan visi para imam. “Kami ingin mereka tetap berada dalam pembinaan dan pendampingan pemerintah,” katanya.
Appi juga memberikan sinyal tegas bahwa jabatan imam kelurahan akan dievaluasi secara berkala. “Tentu akan ada evaluasi. Mereka telah melalui proses penjaringan dan pengujian. Namun jabatan ini bukan jabatan seumur hidup,” tegasnya.
Perekat Persatuan di Akar Rumput
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, berharap para imam yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan ikhlas. Ia menekankan peran imam sebagai pembimbing dan pemersatu masyarakat di tengah keberagaman.
“Saya berharap para imam yang dilantik hari ini dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, menjadi teladan dalam akhlak, serta hadir sebagai pembimbing dan pemersatu masyarakat,” tukas Aliyah.