SULAWESI SELATAN — Laga di Stadion Centenario, Montevideo, berjalan sengit sejak menit awal. Uruguay yang diunggulkan justru kesulitan menembus pertahanan rapat Cape Verde. Tim asuhan Marcelo Bielsa baru unggul di babak pertama lewat gol bunuh diri pemain Cape Verde.
Gol Bunuh Diri dan Kelemahan Muslera
Keunggulan Uruguay lahir dari situasi bola mati. Sepak pojok yang gagal diantisipasi kiper Cape Verde, Vozinha, justru mengenai pemainnya sendiri dan masuk ke gawang. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama.
Kiper Uruguay, Fernando Muslera, kembali menjadi sorotan. Di usia 40 tahun, gaya bermainnya sebagai sweeper-keeper yang diinstruksikan Bielsa kerap membuatnya keluar dari sarang. Kesalahan membaca situasi di babak kedua membuatnya lengah. "Marcelo Bielsa suka kipernya bertindak sebagai pemain belakang. Di usia 40, Muslera tidak cocok secara alami untuk peran itu, dan bencana pertahanan pun terjadi," tulis jurnalis Kári Tulinius.
Sentuhan Magis Helio Varela
Di menit ke-59, umpan terputus di lini tengah Uruguay membuat Muslera berada jauh dari gawang. Helio Varela dengan tenang menggiring bola melewati kiper dan menceploskannya ke gawang kosong. Hanya dua sentuhan yang dia butuhkan, tapi hasilnya sempurna. "Bagi saya, berdasarkan dua sentuhan itu, pemain terbaik pertandingan adalah Helio Varela," ujar komentator pertandingan.
Rekor Fantastis Cape Verde
Hasil imbang ini melanjutkan catatan impresif Cape Verde. Seorang pengamat, Paul Griffin, menyebutkan statistik mengejutkan: "Cape Verde tidak pernah kalah dalam pertandingan kompetitif melawan tim yang pernah memenangkan Piala Dunia. Tidak hanya di turnamen ini. Selamanya." Sebelumnya, mereka juga sukses menahan imbang Spanyol.
Ini menjadi hasil monumental bagi salah satu negara terkecil di dunia. Membuka Piala Dunia dengan dua hasil imbang melawan dua raksasa sepak bola tradisional adalah pencapaian luar biasa.
Peluang Uruguay dan Nasib di Grup H
Uruguay terus menekan di sisa laga. Federico Valverde nyaris mencetak gol di menit 90+2, namun sepak pojok silangnya gagal dijangkau rekan setim. Tendangan bebas Valverde dari jarak 20 meter juga melambung di atas mistar. Vozinha, yang gemilang saat melawan Spanyol, tampil goyah kali ini dan beberapa kali nyaris blunder.
Hasil imbang ini membuat posisi Uruguay di klasemen Grup H tertekan. Mereka wajib menang di laga berikutnya jika ingin lolos ke babak 16 besar. Sementara itu, Cape Verde membuktikan diri sebagai kuda hitam yang patut diperhitungkan.