PANGKEP — Warga Kampung Pangempangnge di pesisir Mandalle kini tak lagi hanya menjual rumput laut mentah. Setelah mengikuti program Pengabdian kepada Masyarakat dari Politani Negeri Pangkep, mereka diajarkan menyulap hasil laut itu menjadi sabun batang herbal, saus dari rumput laut jenis Caulerpa sp., hingga stik berbahan ikan bandeng dan daun kelor.
Kegiatan yang berlangsung Kamis (18/6/2026) itu dihadiri puluhan penggerak PKK dan warga setempat. Antusiasme terlihat saat peserta mempraktikkan langsung pengisian filling rumput laut pada cake, serta menyaksikan demo pembuatan produk turunan lainnya.
Kolaborasi dengan Kampus Malaysia untuk Teknologi Tepat Guna
Program ini tak hanya melibatkan dosen dan mahasiswa dari Program Studi Agroindustri serta Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan. Hadir pula dosen dari Politeknik Nilai Negeri Sembilan, Malaysia, yang ikut mendiseminasikan teknologi tepat guna berbasis rumput laut.
“Rumput laut, ikan bandeng, dan daun kelor merupakan komoditas lokal yang memiliki nilai gizi tinggi dan bermanfaat kesehatan, sekaligus dapat menjadi peluang ekonomi yang besar,” ujar Dr. Sriwati Malle, anggota tim pengabdian.
Buku Saku Panduan Usaha Dibagikan ke Warga
Untuk memastikan ilmu yang diberikan tak berhenti di acara, tim membagikan buku saku dan leaflet berisi panduan pengolahan produk berbasis sumber daya lokal. Materi ini diharapkan menjadi referensi bagi warga yang ingin merintis usaha secara mandiri maupun kelompok.
Sriwati menambahkan, hasil penelitian di perguruan tinggi seharusnya tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah. “Harapannya berdampak nyata kepada masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, membuka peluang usaha, serta mendukung peningkatan kesejahteraan,” ungkapnya.
Empat Produk Inovasi yang Diperkenalkan ke Warga Mandalle
Dalam pelatihan tersebut, tim memperkenalkan empat produk hasil riset yang siap dikembangkan sebagai usaha rumahan:
- Sabun batang herbal berbasis rumput laut
- Dessert dengan isian (filling) rumput laut
- Saus berbasis Caulerpa sp.
- Stik berbahan ikan bandeng, daun kelor, dan rumput laut
Kabupaten Pangkep sendiri dikenal sebagai salah satu sentra produksi rumput laut di Sulawesi Selatan. Dengan inovasi ini, warga pesisir diharapkan bisa menikmati nilai tambah dari komoditas yang selama ini hanya dijual dalam bentuk bahan baku.