Pencarian

Asmo Sulsel Bagikan 5 Tips Aman Bawa Barang Besar Pakai Motor, Hindari Risiko Kecelakaan di Makassar

Senin, 18 Mei 2026 • 17:50:07 WIB
Asmo Sulsel Bagikan 5 Tips Aman Bawa Barang Besar Pakai Motor, Hindari Risiko Kecelakaan di Makassar
Asmo Sulsel mengingatkan pengendara motor di Makassar untuk tidak menutupi lampu saat membawa barang besar.

MAKASSAR — Kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman yang digalakkan Asmo Sulsel kembali menyasar kebiasaan sehari-hari pengendara motor di Makassar. Kali ini, mereka menyoroti cara membawa barang berukuran besar yang kerap dilakukan tanpa perhitungan matang. Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, menegaskan bahwa batas kemampuan kendaraan sering kali diabaikan.

“Sering kali pengendara membawa barang terlalu banyak atau melebihi kapasitas sehingga mengganggu keseimbangan motor. Padahal, hal tersebut bisa membuat motor sulit dikendalikan, terutama saat bermanuver atau melakukan pengereman mendadak,” ujar Habib dalam keterangan yang diterima redaksi, pekan lalu.

Pertama, Pastikan Barang Tidak Menutupi Setang dan Lampu

Menurut Habib, kesalahan paling umum adalah meletakkan barang hingga menutupi setang, lampu utama, atau lampu sein. Kondisi ini tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga pengguna jalan lain yang tidak bisa membaca kode lampu. “Hindari meletakkan barang yang menutupi setang, lampu, atau pandangan pengendara,” tegasnya.

Gunakan Tali Pengikat yang Kuat Agar Barang Tidak Bergeser

Barang yang tidak diikat dengan benar bisa bergeser atau bahkan terjatuh saat motor melaju. Asmo Sulsel menyarankan penggunaan tali pengikat atau karet elastis yang kuat untuk menjaga kestabilan beban. Pengendara juga diminta mengecek kembali ikatan sebelum berangkat, terutama untuk perjalanan jauh.

Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak Aman Saat Membawa Beban

Respons motor saat membawa beban tambahan berbeda dengan kondisi normal. Jarak pengereman menjadi lebih panjang, dan handling motor terasa lebih berat. Karena itu, pengendara wajib mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. “Respons motor saat membawa beban tambahan dapat berbeda dibanding kondisi normal,” tambah Habib.

Solusi Tambahan: Pakai Box atau Tas Khusus

Untuk barang yang sulit diikat, Asmo Sulsel merekomendasikan penggunaan tas khusus atau box tambahan yang dipasang di bagian belakang motor. Selain lebih aman, cara ini juga melindungi barang dari hujan dan debu selama perjalanan. Pengendara juga diingatkan untuk tidak membawa barang yang terlalu lebar atau terlalu tinggi karena bisa mengganggu manuver di jalan.

Perjalanan Dekat Bukan Alasan untuk Lengah

Habib menekankan bahwa risiko kecelakaan tidak mengenal jarak tempuh. Banyak pengendara justru merasa santai saat perjalanan pendek sehingga mengabaikan prinsip keselamatan. “Kadang perjalanan dekat membuat pengendara merasa lebih santai dan mengabaikan keselamatan. Padahal, risiko kecelakaan bisa terjadi kapan saja,” ujarnya.

Melalui edukasi yang rutin dilakukan, Asmo Sulsel berharap budaya #Cari_Aman semakin tertanam di kalangan pengendara motor di Sulawesi Selatan. Keselamatan, menurut mereka, harus menjadi prioritas utama—bukan sekadar pelengkap.

Bagikan
Sumber: sulselsatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks