MAKASSAR — Sebanyak 49 cabang olahraga akan mewakili Kota Makassar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Acara pelepasan digelar KONI Kota Makassar di Lapangan Karebosi dan dihadiri langsung Wali Kota Makassar bersama Ketua KONI Ismail.
Salah satu cabor yang hadir dalam pelepasan adalah Pengurus Besar E-sport Indonesia (ESI) Kota Makassar. Ketua ESI Kota Makassar Hasrul Kaharuddin datang bersama para atletnya.
Ismail meminta seluruh pengurus KONI memberikan dukungan penuh kepada para atlet yang berlaga di Wajo dan Bone. Dukungan itu disebut menjadi salah satu kunci untuk mencapai target minimal 200 medali emas.
Pada Porprov sebelumnya di Sinjai dan Bulukumba, kontingen Makassar meraih sekitar 176 medali emas. KONI berharap perolehan itu meningkat pada edisi kali ini.
"Saya berharap bisa mencapai 200 medali emas, tidak kurang dari itu," ujar Ismail.
Ia menegaskan target tersebut bukan permintaan yang muluk. Menurutnya, Makassar harus juara dan mempertahankan medali yang sudah dimiliki.
"Target kita tidak muluk-muluk. Kita harus juara dan mempertahankan medali yang kita punya," kata Ismail.
Hasrul Kaharuddin menyampaikan kesiapan ESI menuju Porprov yang tinggal menghitung hari. Menurutnya, persiapan tim sudah matang sesuai arahan ketua KONI.
"Alhamdulillah persiapan kita sudah matang. Sesuai arahan ketua KONI, tidak ada muluk-muluk, target kita harus juara khususnya ESI," ungkap Hasrul usai acara.
Ia menyebut atlet ESI terus mempersiapkan diri agar bisa ikut menyumbang gelar juara untuk Kota Makassar. Pada Porprov sebelumnya, ESI menjadi juara bertahan.
"Porprov lalu kita juara bertahan, target KONI tahun ini harus dipertahankan, ini menjadi tujuan kita. Atlet harus siapkan diri dengan baik," tambahnya.
"Kita pasti berikan yang terbaik untuk ESI dan kota Makassar," ujarnya.
Ismail optimistis persiapan yang dilakukan bersama dukungan Pemerintah Kota Makassar dapat mengantarkan para atlet meraih hasil maksimal. Pelepasan kontingen di Lapangan Karebosi menjadi penanda kesiapan seluruh cabor sebelum bertanding di dua kabupaten tuan rumah.