Google Wallet Rombak Tampilan Daftar Kartu di Android

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:05:31 WIB
Google Wallet merilis desain bertumpuk untuk daftar kartu kredit dan debit di Android.

SULAWESI SELATAN — Google Wallet merilis desain ulang daftar kartu kredit dan debit bertumpuk untuk pengguna Android, menggantikan tampilan carousel yang selama ini dipakai. Perubahan ini hadir lewat pembaruan sisi server tanpa perlu unduh aplikasi versi baru. Tampilan baru menyusul pembaruan bagian bawah beranda yang sudah lebih dulu diperkenalkan tahun ini.

Google Wallet mengubah cara pengguna mengakses kartu pembayaran tersimpan di perangkat Android. Desain bertumpuk kini menampilkan satu pratinjau kartu penuh di bagian atas, dengan potongan kartu kedua di belakangnya. Perubahan ini menyasar pengguna yang menyimpan lebih dari satu kartu kredit atau debit untuk pembayaran tap-to-pay.

Desain sebelumnya memakai carousel horizontal yang hanya memperlihatkan potongan tipis kartu di sisi kiri dan kanan. Pengguna bisa mengatur urutan kartu dan menetapkan satu kartu sebagai default. Pada tampilan baru, beranda Google Wallet menampilkan satu kartu penuh plus potongan kartu berikutnya di bagian atas.

Untuk membuka daftar lengkap, pengguna cukup mengetuk atau menggeser ke bawah. Layar akan melebar menampilkan hampir seluruh bagian dari setiap kartu tersimpan. Tombol "Manage payment methods" di bagian bawah tetap berfungsi untuk mengatur urutan dan kartu default.

Cara Memilih Kartu dan Melihat Riwayat Transaksi

Pembayaran dilakukan dengan memilih kartu yang ingin dipakai, lalu menempelkan ponsel ke terminal tap-to-pay. Untuk melihat detail kartu dan riwayat transaksi, tersedia ikon roda gigi baru di sudut kanan atas. Ikon ini menggantikan akses yang sebelumnya lebih langsung, sehingga pengguna kini perlu satu langkah tambahan.

Penempatan kartu di bagian bawah daftar dinilai lebih nyaman untuk penggunaan satu tangan. Pengguna yang paling sering memakai kartu tertentu bisa meletakkannya di posisi bawah agar lebih mudah dijangkau jempol.

Ketersediaan dan Cara Pembaruan

Desain ulang ini mulai muncul di sejumlah perangkat sejak September dan kini menjangkau lebih banyak pengguna. Google mendistribusikannya lewat pembaruan sisi server, artinya tampilan baru bisa muncul tanpa pengguna mengunduh versi terbaru dari Play Store.

Beberapa perangkat yang diperiksa sudah menampilkan antarmuka bertumpuk ini. Pengguna yang belum melihatnya kemungkinan akan mendapatkannya secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan, tergantung wilayah dan akun.

Bagian Lain Beranda Tidak Berubah

Selain daftar kartu, tidak ada perubahan lain pada beranda Google Wallet. Pembaruan ini melengkapi redesain bagian bawah beranda yang lebih dulu diluncurkan tahun ini, termasuk tampilan fullscreen untuk tiket dan pass digital.

Google Wallet juga terus menambah jenis identitas digital yang didukung. Aplikasi ini sudah menerima dukungan ID negara bagian digital ke-12 di Amerika Serikat, serta integrasi dengan aplikasi Gemini untuk fitur personalized insights.

Pembaruan ini memperkuat posisi Google Wallet sebagai dompet digital bawaan Android di tengah persaingan dengan Apple Wallet dan dompet digital lokal. Bagi pengguna Indonesia, perubahan ini relevan jika Google Wallet memperluas dukungan kartu dan identitas digital ke pasar Asia Tenggara.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top