MAKASSAR — Pasar modal Indonesia memulai perdagangan dengan sentimen positif pada Selasa (11/8) pagi. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 10.01 WITA, volume transaksi tercatat mencapai 4,36 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,31 triliun dan frekuensi 221.042 kali.
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 160 saham berhasil menguat, sementara 328 saham mengalami pelemahan dan 202 saham lainnya stagnan. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual masih mendominasi meski indeks utama berhasil bertahan di zona hijau.
Laju indeks kali ini tidak lepas dari respons pasar terhadap penetapan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI. BRI Danareksa Sekuritas menilai langkah tersebut menuai respons positif dari pelaku pasar, yang berimbas pada penguatan nilai tukar rupiah hingga menembus level Rp17.755 per dolar AS.
Para investor saat ini disebut tengah fokus mencermati arah kebijakan moneter BI ke depan serta perkembangan data domestik. Sentimen eksternal seperti pergerakan dolar AS dan harga komoditas juga turut menjadi perhatian pelaku pasar dalam menentukan posisi.
Sejumlah sekuritas merilis daftar saham pilihan yang dinilai memiliki potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Berikut rincian rekomendasinya:
Beberapa emiten seperti HRUM, MYOR, dan ESSA muncul lebih dari satu kali dalam daftar rekomendasi broker, menandakan konsensus positif terhadap prospek saham-saham tersebut pada perdagangan hari ini.
Rekomendasi dari sekuritas merupakan hasil analisis yang mencerminkan potensi tren kenaikan, namun bukan jaminan pasti. Investor disarankan tetap mencermati kondisi pasar secara keseluruhan dan melakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Keputusan membeli atau menjual saham sepenuhnya berada di tangan investor masing-masing. Informasi yang disajikan dalam pemberitaan ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu, melainkan hanya sebagai bahan pertimbangan dalam memetakan pergerakan pasar hari ini.