MAKASSAR — Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi A Uskara, menegaskan bahwa pengurus yang baru menerima SK harus segera memperkuat struktur hingga tingkat pengurus anak cabang (PAC) dan ranting. Instruksi ini menyusul tantangan besar partai ke depan, yakni verifikasi faktual partai politik.
“Arahan yang paling utama tentu memperkokoh struktur yang sudah ada hingga tingkat ranting. Kader yang kurang maksimal harus segera diganti karena tantangan kita ke depan adalah verifikasi faktual. Jadi struktur harus benar-benar kuat,” kata Ilham kepada pengurus yang hadir.
Hingga saat ini, masih ada delapan daerah yang belum menerima SK kepengurusan, yaitu Gowa, Makassar, Sinjai, Pinrang, Palopo, Bone, Luwu, dan Enrekang. Ilham menyebut DPW masih melakukan pematangan terhadap susunan ketua dan sekretaris di delapan DPC tersebut.
“Kepengurusan akan diumumkan setelah komposisinya dinilai tepat,” ujarnya. Ia menargetkan seluruh proses finalisasi delapan DPC tersebut dapat diselesaikan pada Agustus ini.
Dalam kesempatan yang sama, Ilham menyoroti komposisi pengurus baru yang dilantik. Ia menyebut terdapat dua ketua DPC yang merupakan lulusan luar negeri, tiga ketua perempuan, serta lima ketua yang menyandang gelar doktor.
Menurutnya, komposisi tersebut menjadi bukti bahwa PPP berupaya memberikan kesempatan kepada kader dengan latar belakang dan kapasitas yang beragam. “Ini menunjukkan PPP memberi ruang bagi kader-kader terbaik dengan latar belakang pendidikan maupun keterwakilan perempuan,” jelasnya.
Soal target politik pada Pemilu 2029 mendatang, Ilham mengatakan PPP tidak lagi hanya mengejar posisi pimpinan DPRD di kabupaten/kota. Pasalnya, partai tersebut telah memiliki pengalaman meraih kursi pimpinan di tingkat provinsi.
“Kalau soal target, PPP sudah melewati tahap itu. Di tingkat provinsi kita sudah mendapatkan kursi pimpinan, jadi sekarang fokus kami memperkuat posisi di kabupaten dan kota,” tegasnya.
Adapun 14 DPC yang telah menerima SK terdiri dari Barru, Bulukumba, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkep, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo, serta Kota Parepare.