MAKASSAR — PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (SulSelBarRa Maluku) meluncurkan Program PANDE EMAS sebagai wujud komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Peluncuran berlangsung Selasa (5/8/2026) dan dihadiri jajaran manajemen, perwakilan pemerintah daerah, pendamping, serta kelompok penerima manfaat.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku, Pratikno, menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keyakinan bahwa pemberdayaan tidak cukup hanya dengan suntikan modal. Perusahaan memilih fokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia agar usaha yang dijalankan kelompok masyarakat bisa bertahan dan berkembang.
"Melalui Program PANDE EMAS, Pegadaian ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami percaya bahwa pemberdayaan melalui peningkatan kompetensi dan pendampingan usaha akan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Berbeda dengan program sosial pada umumnya, PANDE EMAS menekankan pada proses pembinaan yang berkesinambungan. Peserta tidak hanya diberikan pelatihan teknis, tetapi juga didampingi dalam pengelolaan usaha, pengembangan produk, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pendekatan ini dipilih karena Pegadaian menilai banyak kelompok usaha gagal berkembang setelah menerima bantuan lantaran tidak ada pendampingan pasca-pencairan. Dengan skema baru ini, diharapkan daya saing usaha masyarakat meningkat sekaligus membuka peluang ekonomi baru di lingkungan sekitar.
Program PANDE EMAS juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di tubuh Pegadaian. Secara spesifik, program ini menyasar sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya pengentasan kemiskinan, penciptaan pekerjaan layak, dan pengurangan kesenjangan.
Sebagai perusahaan jasa keuangan, Pegadaian berkomitmen menghadirkan program sosial yang tidak hanya memperkuat literasi dan inklusi keuangan. Perusahaan menyatakan akan terus mendorong lahirnya masyarakat yang produktif, mandiri, dan sejahtera melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan di wilayah kerja Kanwil VI.