Satgas TMMD 1404 Pinrang Tak Cuma Bangun Jalan, Mereka Juga Bersihkan Hama Tikus di Sawah Petani Desa Tanratuo

Penulis: Endra Sanjaya  •  Senin, 27 Juli 2026 | 19:39:01 WIB
Personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang menyisir pematang sawah untuk memburu hama tikus di Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, Senin (27/07/2026).

PINRANG — Lahan persawahan di Desa Tanratuo, Kecamatan Cempa, menjadi medan operasi non-militer bagi personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang pada Senin (27/07/2026). Bukan untuk latihan perang, mereka justru menyisiri pematang sawah untuk memburu hama tikus yang selama ini menjadi momok bagi para petani.

Letkol Czi Imam Subekti, S.E., M.Sc., Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang, mengatakan bahwa pembasmian hama pengerat ini merupakan prioritas dalam sasaran nonfisik program TMMD. Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan atau jembatan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membantu petani mengurangi serangan hama tikus sehingga tanaman padi dapat tumbuh dengan baik dan hasil panen nantinya lebih maksimal. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian,” ujar Imam Subekti dalam keterangannya.

Gotong Royong di Tengah Sawah

Dengan semangat kebersamaan, personel Satgas dan petani setempat menyisir area persawahan secara manual. Metode ini dipilih untuk mengendalikan populasi hama agar tidak semakin meluas tanpa merusak ekosistem sawah. Tikus selama ini menjadi salah satu penyebab utama menurunnya produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Para petani Desa Tanratuo menyambut baik langkah konkret ini. Mereka mengaku selama ini kewalahan menghadapi serangan hama yang kerap muncul saat musim tanam. Kehadiran personel TMMD memberikan suntikan tenaga dan semangat baru di tengah kesibukan mereka menggarap sawah.

Lebih dari Sekadar Infrastruktur

Komandan Satgas menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak bisa diukur semata-mata dari tersedianya infrastruktur. Produktivitas pertanian, yang menjadi sumber penghidupan utama warga, harus ikut terdongkrak. Kegiatan pengendalian hama ini diharapkan bisa menekan angka gagal panen akibat serangan tikus.

Melalui pendekatan nonfisik ini, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1404/Pinrang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Aksi di sawah Desa Tanratuo menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bisa diwujudkan dalam bentuk yang paling sederhana namun berdampak langsung: melindungi bulir padi dari hama. (*)

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: penarakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top