MAKASSAR — Gelombang dukungan agar Dr H Alimuddin kembali memimpin organisasi paguyuban warga Turatea, Kerukunan Keluarga Turatea (KKT) Jeneponto, kian deras menjelang Musyawarah Nasional (Munas) VI. Para akademisi dan pengurus wilayah menyatakan figur petahana itu masih sangat dibutuhkan untuk melanjutkan program pengembangan organisasi.
Guru besar Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof Dr Basri Modding, menjadi salah satu yang pertama memberikan apresiasi terbuka. Ia menilai kapasitas Alimuddin dalam membangun jaringan dan komitmen organisasi sudah teruji.
Senada, Prof Dr Sukri Palutturi juga menyatakan dukungannya. Sebelumnya, Dr H Syafruddin Nurdin secara personal memuji kemampuan, kapasitas, dan dedikasi Alimuddin.
"Sosok beliau memiliki ability, performance, personality, credibility dan maturity. Cari samanya saja sulit apalagi di atasnya. Beri kesempatan lagi beliau memimpin KKT karena masih sangat dibutuhkan untuk mencapai kemandirian secara kelembagaan dan kaderisasi," ujar Syafruddin Nurdin dalam pernyataan yang dikutip panitia.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP KKT Jeneponto, Abdul Rachmat Noer (ARN), menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Alimuddin, organisasi mencatatkan ekspansi signifikan. Dalam lima tahun terakhir, KKT berhasil membentuk 14 pengurus wilayah provinsi dan puluhan pengurus daerah kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
"Figur Dr. Alimuddin masih sangat dibutuhkan sebagai Ketum. Sosoknya yang ramah dan egaliter ini juga dikenal sangat peduli dengan warga Jeneponto di mana pun berada," kata ARN.
ARN menambahkan, secara AD/ART organisasi tidak ada pembatasan masa periode jabatan selama masih dibutuhkan anggota. Hal ini membuka peluang bagi Alimuddin untuk kembali memimpin.
Munas VI KKT Jeneponto akan menjadi forum tertinggi organisasi untuk memilih ketua umum dan pengurus baru masa bakti 2026-2030. Panitia pengarah atau Steering Committee (SC) telah melakukan rapat persiapan teknis, termasuk tata tertib dan mekanisme pemilihan calon ketua umum.
Rapat SC yang dipimpin Sekjen ARN berlangsung di kampus Poltekkes Mega Rezki Makassar. Hadir dalam rapat tersebut Ketua SC Prof Dr Rusli Malli, Dr Abdul Haris Hamid, Burhanuddin Baso Tika, Prof Bahaking Rama, Muhammad Said, dan sejumlah anggota SC lainnya.
Di tingkat akar rumput, harapan agar Alimuddin bersedia kembali menjadi ketua umum juga terus mengemuka. Munas VI dijadwalkan digelar di Hotel Claro Makassar pada 24 Juli 2026 pekan mendatang.