6 Oleh-Oleh Khas Sulawesi Selatan yang Pasti Disukai, Lengkap dengan Tips Memilih

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 14:07:01 WIB
Kue biji ketapang, roti pia isi kacang hijau, dan songkok lipa' sabbe menjadi pilihan oleh-oleh khas Sulawesi Selatan yang tersedia di berbagai toko Makassar.

Jalan-jalan ke Sulawesi Selatan rasanya belum afdal kalau pulang tanpa membawa sesuatu untuk keluarga atau rekan kantor. Bukan cuma soal tradisi, oleh-oleh dari tanah Bugis-Makassar ini punya daya tahan yang panjang dan rasa yang unik. Saya sendiri, setiap kali mudik atau bertemu kolega dari luar kota, selalu berburu enam jenis barang ini—jaminan tidak akan mengecewakan.

1. Kue Biji Ketapang: Camilan Gurih yang Awet Berminggu-minggu

Kue biji ketapang berbeda dengan versi yang dijual di Jawa. Teksturnya lebih padat dan rasa gurihnya berasal dari santan kental serta bawang putih yang ditumis. Bentuknya memang mirip biji ketapang, kecil dan melengkung.

Keunggulan utama kue ini adalah daya simpannya. Dalam wadah kedap udara, bisa bertahan hingga satu bulan. Cocok untuk oleh-oleh yang dikirim ke luar pulau. Kamu bisa menemukan biji ketapang di hampir semua toko oleh-oleh di sepanjang Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, atau di Pasar Terong.

2. Roti Pia Isi Kacang Hijau: Alternatif Non-Durian

Banyak orang mengira oleh-keh khas Sulsel selalu berbau durian. Padahal, roti pia isi kacang hijau justru lebih populer di kalangan perantau. Kulitnya berlapis-lapis, renyah di luar, lembut di dalam. Isian kacang hijaunya manis pas, tidak bikin enek.

Roti pia ini biasanya dijual dalam kemasan kardus kecil. Satu kardus berisi 10-12 buah. Harganya bervariasi tergantung ukuran, jadi pastikan cek langsung di toko. Saya biasanya membeli di toko roti legendaris di daerah Panakkukang, tapi banyak juga yang mulai dijual di pusat oleh-oleh modern.

3. Songkok Lipa' Sabbe: Kain Tenun Khas Bugis

Kalau ingin oleh-oleh yang bernilai seni, songkok lipa' sabbe adalah pilihan tepat. Kain tenun ini ditenun manual oleh perajin di Kabupaten Wajo. Motifnya geometris, didominasi warna emas, merah, dan hijau. Bukan cuma dipakai sebagai sarung, kain ini juga sering dijadikan taplak meja atau hiasan dinding.

Tips memilih: perhatikan kerapatan benangnya. Semakin rapat dan berat, semakin tinggi kualitasnya. Jangan tergiur harga murah di pinggir jalan karena biasanya hasil cetakan, bukan tenun asli. Toko resmi di Jalan Pettarani atau galeri kerajinan di Benteng Rotterdam bisa jadi tempat berburu yang terpercaya.

4. Coto Makassar Instan: Rasa Kuah yang Autentik

Bagi perantau yang rindu sarapan coto, versi instan ini penyelamat. Bumbu coto instan khas Makassar sudah termasuk rempah-rempah seperti serai, lengkuas, dan kluwak. Tinggal tambahkan jeroan sapi atau daging sesuai selera.

Biasanya dijual dalam kemasan pouch atau botol. Satu bungkus cukup untuk 4-5 porsi. Pastikan kamu membeli merek yang sudah terkenal di kalangan warga lokal, bukan merek baru yang belum teruji rasanya. Pasar tradisional seperti Pasar Pa'baeng-baeng punya banyak pilihan.

5. Pisang Epe: Camilan Manis yang Wajib Dicoba

Pisang epe adalah pisang kepok yang dipipihkan, lalu dibakar di atas bara api. Setelah matang, disiram saus gula merah kental yang legit. Teksturnya kenyal di dalam, sedikit karamel di luar. Cocok untuk oleh-oleh praktis yang langsung dimakan.

Di Makassar, pisang epe paling enak dijual di lapak-lapak sekitar Pantai Losari. Namun, untuk oleh-oleh, kamu bisa membeli versi kemasan yang sudah dibekukan. Tinggal panaskan di microwave atau teflon sebentar. Rasanya tetap mirip dengan yang dijual langsung di pinggir pantai.

6. Keripik Pisang Cokelat: Varian Modern yang Disukai Anak Muda

Keripik pisang biasa sudah umum, tapi versi cokelat ini beda. Pisang diiris tipis, digoreng renyah, lalu dilapisi cokelat bubuk atau cokelat batangan. Rasanya manis, gurih, dan bikin nagih. Banyak toko oleh-oleh kini menjualnya dalam kemasan standing pouch yang cantik.

Kelebihan lain: tidak mudah hancur saat dibawa dalam koper. Cocok untuk oleh-oleh rekan kerja yang suka camilan manis. Cari yang menggunakan cokelat asli, bukan compound murah, supaya rasa lebih premium. Toko oleh-oleh di Bandara Sultan Hasanuddin juga sudah banyak yang menjual varian ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua oleh-oleh ini bisa dibawa naik pesawat?
Bisa. Kue biji ketapang, roti pia, dan keripik pisang masuk dalam kategori camilan kering yang aman di kabin. Untuk bumbu coto instan, pastikan kemasan tidak bocor. Kain tenun sebaiknya dilipat rapi di dalam koper.

Berapa lama masa simpan oleh-oleh ini?
Kue biji ketapang dan roti pia bisa bertahan 2-4 minggu dalam kemasan tertutup. Pisang epe beku tahan hingga 3 bulan di freezer. Bumbu coto instan bisa bertahan hingga 6 bulan jika tidak terkena sinar matahari langsung.

Di mana tempat terbaik membeli oleh-oleh di Makassar?
Pasar tradisional seperti Pasar Terong dan Pasar Pa'baeng-baeng menawarkan harga lebih miring. Untuk kemasan modern dan premium, kunjungi pusat oleh-oleh di Jalan Sultan Hasanuddin atau mal-mal besar seperti Trans Studio Mall.

Apakah ada oleh-oleh khas yang cocok untuk vegetarian?
Ada. Kue biji ketapang dan keripik pisang cokelat biasanya tidak mengandung daging. Namun, pastikan roti pia isi kacang hijau tidak menggunakan lemak hewani. Tanyakan langsung ke penjual.

Memilih oleh-oleh dari Sulawesi Selatan sebenarnya tidak rumit. Kuncinya adalah menyesuaikan dengan selera penerima dan daya tahan barang selama perjalanan. Keenam pilihan di atas sudah teruji oleh ribuan wisatawan sebelumnya. Selamat berburu oleh-oleh, dan jangan lupa cicipi sendiri sebelum membeli dalam jumlah banyak.

Reporter: Dimas Prasetyo
Back to top