Argentina Taklukkan Tanjung Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Messi Kritik Jarak Antarlini Timnya

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:19:01 WIB
Lionel Messi mengkritik jarak antarlini Argentina yang terlalu renggang saat menang atas Tanjung Verde.

MAKASSAR — Kapten timnas Argentina Lionel Messi menilai timnya gagal menjalankan pressing secara efektif saat menghadapi Tanjung Verde pada laga 32 besar Piala Dunia 2026. Jarak antarlini yang terlalu renggang menjadi celah yang dimanfaatkan lawan sepanjang pertandingan.

"Menurut saya kami tidak bisa melakukan pressing dengan baik. Jarak antarlini kami terlalu jauh di beberapa momen," kata Messi seusai pertandingan dikutip dari FIFA.

Pertandingan di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, itu berlangsung dengan tempo tinggi sejak peluit pertama. Tim asuhan Lionel Scaloni sempat kehilangan kendali permainan di beberapa fase dan harus bertahan dalam tekanan lawan.

Mengapa pressing Argentina tidak berjalan optimal?

Messi menjelaskan bahwa masalah utama terletak pada koordinasi lini belakang dan tengah. Saat tim ingin membangun serangan dari poros pertahanan, jarak dengan bek tengah terlalu jauh sehingga formasi tim terpecah.

"Saat ingin naik dari poros pertahanan, jaraknya terlalu jauh dengan bek tengah sehingga kami jadi terpecah. Mereka selalu punya satu pemain lebih karena kami tidak bisa menjaga duel dengan baik," ujar Messi.

Kondisi itu membuat Tanjung Verde lebih leluasa menguasai bola. Argentina pun harus bekerja ekstra keras dengan banyak berlari karena pressing tidak berjalan sesuai rencana.

Jalannya pertandingan hingga babak tambahan

Laga 32 besar ini berlangsung ketat dan harus ditentukan di babak tambahan waktu. Argentina akhirnya menang dramatis 3-2 dan memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

"Karena itu mereka lebih sering menguasai bola dan membuat kami banyak berlari, karena pressing kami tidak berjalan sebagaimana mestinya," kata Messi menambahkan.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Argentina menjelang laga selanjutnya. Namun, evaluasi terhadap pressing dan jarak antarlini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi oleh pelatih Lionel Scaloni.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top