MAKASSAR — Ribuan pelari yang terdiri dari warga Makassar, peserta dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan, hingga atlet mancanegara tumpah ruah di titik start Anjungan Losari. Makassar Half Marathon 2026 yang digelar Sabtu (15/2) ini menyediakan tiga kategori lomba, yakni 5K, 10K, dan 21K.
Tak sekadar ajang lari, perhelatan ini langsung menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Hotel-hotel di pusat kota dilaporkan penuh, kawasan kuliner di sekitar Pantai Losari dipadati peserta dan pendukung yang datang dari luar daerah sejak Jumat malam.
“Semoga kegiatan ini berjalan tertib, aman, lancar, dan seluruh peserta dapat mengikuti rambu-rambu serta aturan yang telah disiapkan panitia,” kata Munafri Arifuddin sesaat sebelum melepas peserta.
Dalam sambutannya, Munafri menekankan bahwa Makassar Half Marathon bukan hanya tentang olahraga. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Makassar Half Marathon 2026 resmi saya lepas,” ucapnya, menandai dimulainya perhelatan yang diharapkan menjadi agenda tahunan promosi wisata dan investasi daerah.
Para pejabat daerah turut ambil bagian dalam lari pagi itu, termasuk Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar, serta jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemkot Makassar.
Sepanjang lintasan, aparat keamanan, petugas kesehatan, dan relawan disiagakan di titik-titik strategis. Panitia memastikan seluruh peserta mengikuti jalur dan protokol yang telah ditetapkan. Pantauan di lokasi menunjukkan acara berlangsung tertib, aman, dan lancar sejak start hingga finis.
Selain membuka lapangan usaha kecil di sekitar rute lomba, perhelatan ini juga menjadi ajang promosi destinasi unggulan Makassar seperti Anjungan Pantai Losari. Kehadiran ribuan pelari dari luar kota dan luar negeri mendorong okupansi hotel hingga 90 persen serta meningkatkan transaksi di sektor kuliner dan transportasi lokal.