Jumlah Hewan Kurban di Luwu Timur Tembus 2.206 Ekor, Sapi Mendominasi Hingga 2.019 Ekor

Penulis: Chandra Kusuma  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 13:18:05 WIB
Jumlah hewan kurban di Luwu Timur tahun ini mencapai 2.206 ekor dengan dominasi sapi sebanyak 2.019 ekor.

MAKASSAR — Angka partisipasi masyarakat Luwu Timur dalam ibadah kurban tahun ini melonjak signifikan. Data dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda setempat menunjukkan total hewan kurban mencapai 2.206 ekor, terdiri dari 2.019 sapi dan 187 kambing. Jumlah ini tersebar di 11 kecamatan di kabupaten yang dikenal dengan sebutan "Bumi Batara Guru" itu.

Angka tersebut mencatatkan kenaikan yang cukup tajam dibandingkan perayaan Idul Adha tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah hewan kurban yang tercatat hanya sebanyak 1.506 ekor sapi dan 176 ekor kambing. Artinya, terjadi lonjakan lebih dari 500 ekor sapi dalam setahun terakhir.

Partisipasi Masyarakat dan Perangkat Daerah

Dari total 2.206 ekor hewan kurban tahun ini, sebanyak 47 ekor sapi berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Sisanya, yakni 1.972 ekor sapi dan 187 ekor kambing, merupakan partisipasi murni dari masyarakat di berbagai kecamatan.

Kepala Bagian Kesra Luwu Timur, Amran Akmal, melalui keterangan yang diterima di Makassar, Selasa (26/5), menyebut tingginya partisipasi ini mencerminkan dua hal sekaligus. "Alhamdulillah, tahun ini jumlah hewan kurban mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Ini menjadi salah satu indikator bahwa kondisi ekonomi masyarakat Luwu Timur semakin baik," ujar Amran.

Indikator Ekonomi dan Kepedulian Sosial

Amran menambahkan, lonjakan jumlah hewan kurban ini bukan sekadar data statistik. Ia menilai fenomena ini menjadi gambaran nyata pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat yang terus membaik dari tahun ke tahun.

“Semangat masyarakat dalam melaksanakan ibadah kurban juga mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” kata Amran. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, lanjutnya, terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Dampak Langsung bagi Warga Luwu Timur?

Peningkatan jumlah hewan kurban berdampak langsung pada perluasan jangkauan penerima manfaat. Dengan lebih dari 2.000 ekor sapi dan kambing yang dipotong, ribuan keluarga di 11 kecamatan dipastikan mendapatkan distribusi daging kurban secara lebih merata. Hal ini menjadi suntikan gizi dan protein hewani yang signifikan, terutama bagi masyarakat di pelosok desa.

Apa yang Mendorong Peningkatan Ini?

Selain faktor membaiknya kondisi ekonomi, peningkatan ini juga didorong oleh kesadaran beragama yang tinggi. Program pemberdayaan ekonomi yang digulirkan Pemkab Luwu Timur dinilai berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat, sehingga lebih banyak warga yang mampu berkurban. Data menunjukkan, partisipasi individu dan kelompok masyarakat menjadi penyumbang terbesar, mengalahkan kontribusi dari instansi pemerintah.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top