Pencarian

Dokter Forensik Polda Sulsel dr. Denny Mathius: Kepastian Identitas Korban Adalah Tanggung Jawab Kemanusiaan

Minggu, 26 Juli 2026 • 13:19:11 WIB
Dokter Forensik Polda Sulsel dr. Denny Mathius: Kepastian Identitas Korban Adalah Tanggung Jawab Kemanusiaan

MAKASSAR — Bagi dr. Denny Mathius, tugas dokter forensik tidak berhenti pada pemeriksaan jenazah. Lebih dari itu, ada tanggung jawab moral untuk memastikan setiap korban kembali ke keluarganya dengan identitas yang tepat. "Setiap jenazah yang datang memiliki identitas yang harus kami temukan. Di balik proses ilmiah itu ada keluarga yang menunggu kepastian. Itu yang selalu menjadi tanggung jawab kami," ujarnya saat ditemui di ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Minggu (26/7/2026).

Kepastian Ilmiah di Balik Operasi DVI

Dalam operasi DVI, dr. Denny dan tim mencocokkan data antemortem dari keluarga dengan hasil pemeriksaan postmortem pada jenazah. Metode yang digunakan meliputi ciri fisik, sidik jari, pemeriksaan gigi, hingga analisis DNA jika diperlukan. "Kami tidak bisa bekerja berdasarkan dugaan. Semua harus berdasarkan data ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Ia menekankan bahwa tidak ada ruang untuk kesalahan. "Satu identitas yang keliru akan berdampak besar bagi keluarga. Karena itu kami memilih bekerja lebih teliti daripada terburu-buru," ungkap pria yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Instalasi Forensik RSUD Labuang Baji Makassar itu.

Peran Dokter Forensik di Luar Autopsi

Selain menjadi Dokter Mitra Forensik Biddokkes Polda Sulsel, dr. Denny juga bertugas di RS Bhayangkara Makassar. Ia menangani berbagai kasus pidana, kecelakaan, hingga bencana. Menurutnya, ilmu forensik memiliki peran jauh lebih luas dari sekadar autopsi. "Banyak yang mengira dokter forensik hanya melakukan autopsi. Padahal kami juga berperan dalam identifikasi korban bencana, pemeriksaan korban kekerasan, hingga mendukung proses pembuktian hukum," jelasnya.

Setiap operasi DVI, kata dr. Denny, menghadirkan tantangan berbeda—kondisi jenazah, lamanya waktu penemuan, hingga faktor cuaca. Namun prinsip tim tetap sama: setiap korban harus teridentifikasi dengan benar dan dikembalikan kepada keluarganya.

Mencetak Dokter Muda Forensik

Di sela tugasnya, dr. Denny aktif sebagai akademisi. Ia menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar dan dosen di sejumlah perguruan tinggi di Sulawesi Selatan. Pengalaman di lapangan selalu ia bagikan kepada mahasiswa. "Mereka harus memahami bahwa profesi dokter bukan hanya soal menyembuhkan orang yang hidup, tetapi juga memberikan kepastian bagi mereka yang telah meninggal dunia," ujarnya.

Ia berharap semakin banyak dokter muda yang tertarik mendalami forensik. "Forensik adalah bidang yang membutuhkan ketelitian, integritas, dan dedikasi. Mungkin tidak selalu terlihat di depan publik, tetapi manfaatnya sangat besar bagi penegakan hukum dan pelayanan kemanusiaan," pungkas dr. Denny.

Bagikan
Sumber: bukamatanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks