MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggenjot kapasitas aparatur sipil negara di bidang data. Kali ini, ASN Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Sulsel diterjunkan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Metadata dan Rekomendasi Statistik yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel. Pelatihan berlangsung sejak 13 hingga 17 Juli 2026 di kantor BPS setempat.
Bukan Sekadar Teori, Peserta Langsung Praktik Olah Data
Plt Kepala Diskominfo SP Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menegaskan bimtek ini dirancang untuk membekali para penyelenggara Satu Data Indonesia di lingkup pemprov. “Tujuannya meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan dalam pengimplementasian tahapan-tahapan penyelenggaraan statistik sektoral,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil pelatihan ini diharapkan memudahkan penyediaan data dan informasi serta mendorong kolaborasi aktif antar instansi. Target akhirnya adalah data statistik sektoral yang berkualitas dan berkelanjutan, sekaligus mendukung Reformasi Birokrasi dan Sistem Statistik Nasional yang andal.
Lima Hari Belajar: dari Metadata hingga Pengembangan Aplikasi
Statistisi Ahli Muda Diskominfo SP Sulsel, Andi Diah Ismiranti Baso, menjelaskan bahwa seluruh bidang di dinasnya dilibatkan dalam bimtek. Mulai dari bidang statistik, hubungan masyarakat, aplikasi informatika, sekretariat melalui PPID, hingga bidang persandian yang menangani keamanan data.
“Sehingga semua bidang ada yang mewakili ikut kegiatan ini, jadi bukan hanya teori tetapi langsung praktik,” kata Andi Diah. Selama lima hari, peserta mendalami materi analisis data, penyusunan metadata, rekomendasi statistik, pengolahan data, pembuatan infografis dan dashboard, hingga eksplorasi data dan pengembangan aplikasi.
Tak hanya dari Diskominfo, bimtek ini juga diikuti perwakilan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulsel. Kedua dinas tersebut menjadi objek dalam penyusunan metadata statistik sektoral.
Kolaborasi BPS dan Diskominfo: Kunci Data Berkualitas
Fungsional Pranata Humas Pertama Diskominfo SP Sulsel, Rezhita Adityana Akhmad, mengaku mendapat banyak wawasan baru yang aplikatif. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara BPS sebagai pembina data statistik dengan perangkat daerah.
“Harapannya, ilmu yang kami peroleh dapat diimplementasikan di unit kerja masing-masing sehingga kualitas pengelolaan data semakin baik dan mampu mendukung penyusunan kebijakan yang berbasis data,” ujar Rezhita.
Melalui peningkatan kapasitas ASN secara berkelanjutan, Pemprov Sulsel berkomitmen menghadirkan data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data berkualitas ini menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah yang efektif dan tepat sasaran.