Pencarian

Perumda Pasar Makassar Luncurkan Beasiswa Kuliah Rp350 Ribu per Bulan untuk Anak Pedagang di 7 Pasar Tradisional

Kamis, 23 Juli 2026 • 08:20:01 WIB
Perumda Pasar Makassar Luncurkan Beasiswa Kuliah Rp350 Ribu per Bulan untuk Anak Pedagang di 7 Pasar Tradisional
Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, meluncurkan Program Beasiswa Jalur Kerja Sama di Makassar. (Rabu, [tanggal]).

MAKASSAR — Sebanyak 35 anak pedagang dari tujuh pasar tradisional di Makassar bakal mendapat kesempatan kuliah dengan biaya ringan. Perumda Pasar Makassar Raya bersama IBK Nitro Makassar meluncurkan Program Beasiswa Jalur Kerja Sama yang menetapkan uang kuliah tunggal (UKT) hanya Rp350 ribu per bulan.

Tujuh Pasar Tradisional Jadi Lokasi Perdana

Tahap awal program ini menyasar Pasar Sentral, Pasar Butung, Pasar Pa'baeng-baeng, Pasar Terong, Pasar Daya, Pasar Toddopoli, dan Pasar Pannampu. Masing-masing pasar akan mengirimkan lima orang anak pedagang sebagai calon mahasiswa perdana.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya Ali Gauli Arief menyebut program ini sebagai bentuk penghargaan bagi para pedagang yang telah lama menunjukkan loyalitas. "Ini adalah bentuk penghargaan kami bagi keluarga pedagang pasar, karena loyalitas mereka mencari kebutuhan bagi keluarga dan anak," ujarnya, Rabu.

Bukan Sekadar Keringanan Biaya

Ali menegaskan program ini lebih dari sekadar potongan UKT. Menurutnya, inisiatif ini merupakan bagian dari pemberdayaan keluarga pelaku usaha kecil di lingkungan pasar tradisional. "Program ini tidak sekadar memberikan keringanan biaya kuliah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan keluarga pedagang pasar," tegasnya.

Skema beasiswa ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga pedagang yang selama ini mengandalkan pendapatan harian dari lapak mereka.

Sosialisasi Langsung ke Lapak Pedagang

Jajaran IBK Nitro Makassar turun langsung melakukan sosialisasi ke pasar-pasar sasaran. Langkah ini sekaligus menandai awal kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan BUMD pasar di Makassar.

Kemitraan ini tidak hanya berorientasi pada dunia pendidikan, tetapi juga pemberdayaan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan keluarga pedagang. Dengan biaya kuliah yang hanya sepersekian dari UKT rata-rata perguruan tinggi swasta di Makassar, program ini membuka akses pendidikan tinggi yang selama ini mungkin terasa sulit dijangkau.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks