WAJO — Keluhan soal tegangan listrik yang kerap drop mendominasi dialog reses anggota DPRD Kabupaten Wajo, Amran, bersama warga di Kecamatan Tanasitolo, Rabu (15/7/2026). Kondisi itu dinilai bukan hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga menghambat operasional sarana penyediaan air bersih warga.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Dusun Tanatempare'e, Desa Palippu, Amran mendengar langsung sejumlah persoalan infrastruktur dasar yang masih menjadi keluhan utama masyarakat. Selain listrik, warga menyoroti ruas jalan Tancung-Palippu yang hingga kini belum pernah diaspal.
Jalan Tancung-Palippu: Akses Utama yang Belum Tersentuh Aspal
Jalan tersebut menjadi akses utama bagi warga dari empat desa—Palippu, Mario, Wajoriaja, dan Pakkana—dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. “Listrik yang memadai, jalan yang layak dilalui, serta air bersih yang terjamin bukanlah kemewahan, melainkan hak dasar setiap warga negara,” tegas Amran dalam forum yang dihadiri Camat Tanasitolo dan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Wajo itu.
Fungsi Pengawasan DPRD: PLN Bakal Dipanggil
Menindaklanjuti keluhan soal pelayanan listrik, Amran memastikan akan menggunakan fungsi pengawasan DPRD dengan mengundang pihak PLN dalam forum resmi dewan. “Kami tidak ingin aspirasi ini hanya berhenti pada pendengaran semata. Masyarakat berhak mengetahui kapan perbaikan akan dilaksanakan,” ujarnya.
Amran menambahkan, seluruh masukan yang dicatat dalam reses akan menjadi bahan perjuangan melalui tiga fungsi utama DPRD: legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Ia berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait dapat merespons cepat kebutuhan warga Tanasitolo.
Reses Sebagai Wadah Aspirasi Langsung
Menurut Amran, reses merupakan wadah resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada wakil rakyat. “Apa yang kami dengar dan catat hari ini akan menjadi bahan utama perjuangan kami. Tujuannya agar pemerintah daerah maupun instansi terkait segera memberikan solusi yang nyata dan terukur,” katanya.
Di akhir kegiatan, Amran kembali menegaskan komitmennya mengawal seluruh aspirasi hingga mendapat tindak lanjut. “Saya hadir ke sini bukan hanya untuk mendengar, melainkan untuk memperjuangkan apa yang menjadi hak warga,” pungkasnya. Warga yang hadir menyambut positif forum tersebut dan berharap usulan yang disampaikan segera direalisasikan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan di Kecamatan Tanasitolo.