MAKASSAR — Langkah Putri Dakka menuju kursi Senayan mengulang jejak pengabdian sang ayah, AKP Drs. Dakka, yang lama mengabdi di institusi Polri. Sang ayah dikenal sebagai perwira yang pernah menjabat Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Kapuskodal Ops) Polres Luwu.
Dari ruang kendali operasi kepolisian hingga ruang sidang parlemen, semangat melayani masyarakat menjadi benang merah yang menghubungkan dua generasi ini. Putri Dakka, sapaan akrabnya, kini mengemban amanah baru sebagai wakil rakyat.
Proses PAW dan Perolehan Suara di Dapil Sulsel III
Perjalanan Putri Dakka menuju DPR RI tidak instan. Ia harus melalui dinamika panjang mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW) di Partai NasDem, termasuk memperjuangkan hak politiknya. Seluruh proses berlangsung melalui tahapan administratif dan verifikasi ketat sesuai ketentuan.
Setelah dinyatakan lolos oleh KPU RI, ia resmi ditetapkan sebagai anggota DPR RI. Dalam Pemilu 2024, kader Partai NasDem ini berhasil mengumpulkan 53.707 suara di Dapil Sulawesi Selatan III yang meliputi sejumlah kabupaten/kota.
Latar Belakang: Dari Bisnis hingga Politik
Putriana Hamda Dakka lahir di Palopo, 20 Januari 1987. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Satria Makassar. Sebelum terjun penuh ke politik, perempuan ini sudah malang melintang di dunia bisnis.
Ia tercatat sebagai komisaris di sejumlah perusahaan, antara lain PT Dakka Opa Energy Timur (DOET), PT SHS, PT Hekka, PT SPD, dan PT Daro. Jejaring bisnisnya ini dinilai membantunya membangun relasi sosial yang kuat di masyarakat.
Karier Politik: Ketua DPD NasDem Luwu Utara hingga Calon Wali Kota
Karier politik Putri Dakka dimulai dari tingkat kabupaten. Ia menjabat Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Luwu Utara periode 2021-2024. Pada Pilkada 2024, ia juga sempat mencalonkan diri sebagai calon wali kota Palopo.
Pengalaman organisasi dan kedekatannya dengan masyarakat menjadi modal berharga. Sang ayah, AKP Dakka, dikenal memiliki karakter disiplin dan integritas tinggi selama bertugas. Nilai-nilai itu menjadi fondasi yang membentuk karakter Putri Dakka sejak kecil.
Warisan Pengabdian: Dari Polisi ke Parlemen
Kisah keluarga ini menunjukkan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak selalu harus melalui profesi yang sama. Sang ayah mengabdi melalui institusi kepolisian, sementara Putri Dakka memilih jalur legislatif.
"Warisan nilai pengabdian itu kini berlanjut dari generasi ke generasi," demikian penjelasan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi. Dari ruang pengendalian operasi Polres Luwu hingga ruang sidang DPR RI, semangat melayani tetap menjadi inti perjalanan keluarga ini.