MAKASSAR — Ikatan Dai (Ikda) Sulawesi Selatan Cabang Makassar resmi mematangkan program kerja organisasi yang berfokus pada dakwah adaptif digital dan ramah lingkungan. Keputusan ini dihasilkan dalam rapat kerja (Raker) yang digelar di Makassar, Rabu (8/7), sebagai tindak lanjut pelantikan pengurus baru.
Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Udin Sangkala, menyatakan forum ini bertujuan menyusun program yang selaras dengan arah pembangunan Pemerintah Kota Makassar. “Raker digelar untuk menyusun program kerja organisasi yang selaras dengan arah pembangunan Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam memperkuat peran dakwah di tengah masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis.
Tiga Misi Utama: Wirausaha, Digital, dan Kearifan Lokal
Raker yang mengusung tema "Akselerasi Dakwah: Dai Profesional, Mandiri, Adaptif Digital Berkearifan Lokal" ini menghasilkan tiga misi utama yang akan dijalankan. Pertama, mencetak dai yang memiliki jiwa kewirausahaan agar mandiri secara ekonomi. Kedua, memastikan para dai melek teknologi digital untuk menjangkau generasi muda. Ketiga, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dalam setiap penyampaian syiar Islam.
Ketua Umum Ikda Sulsel Cabang Makassar, Ustadz Dedi Gunawan Saputra, menilai raker ini menjadi momentum penting. Menurutnya, organisasi harus semakin profesional dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya.
Menuju Konsep Eco Dakwah
Salah satu target ambisius yang dicanangkan adalah menjadi pelopor konsep Eco Dakwah. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada pembinaan umat, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Program ini diharapkan bisa berkontribusi pada visi Makassar sebagai kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
“Dakwah yang dilakukan para dai dan mubaligh di Kota Makassar diharapkan dapat berkontribusi mewujudkan Makassar sebagai kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pemerintah kota setempat,” kata Ustadz Dedi Gunawan Saputra.
Sinergi dengan Pemkot dan Pemangku Kepentingan
Melalui rapat kerja tersebut, Ikda Sulsel Cabang Makassar menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Organisasi ini bertekad menghadirkan dakwah yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, serta tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal di Sulawesi Selatan.